Cacat Mesin, Pesawat Tercanggih AS Berhenti Operasi

Minggu, 24 Februari 2013 – 18:44 WIB
Foto: Getty Image
WASHINGTON DC - Badan pertahanan Amerika Serikat Pentagon mengistirahatkan semua pesawat tempur termahalnya F-35 pasca ditemukan keretakan pada mesinnya. Total sekitar 51 pesawat F-35 yang digrounded termasuk milik AU, AL dan korps marinir.

"F-35 didaratkan setelah ditemukan adanya keretakan di bilah mesin," ungkap sumber Pentagon kepada BBC, Sabtu (23/2).

Keretakan ini terdeteksi saat pemeriksaan rutin pada pesawat angkatan udara versi F-35A di Pangkalan Udara Edwards, California. Versi lain jet tempur ini juga diterbangkan oleh Angkatan Laut dan Korps Marinir.

F-35 adalah jet tempur termahal milik Pentagon menelan biaya sebesar USD 400 miliar atau Rp 3600 triliun. Namun dengan ditemukannya cacat ini semua operasi penerbangan dengan jet tempur ini dihentikan hingga penyebab keretakan ditemukan.

Ini merupakan perintah kedua dalam dua bulan terakhir atas pesawat jenis F-35 yang diminta didaratkan.

Versi F-35B yang digunakan korps marinir mampu mendarat vertikal dan lepas landas jalur pendek (STVOL). Pesawat ini telah didaratkan hampir sebulan lalu setelah terdeteksi adanya cacat manufaktur yang menyebabkan gangguan jalur bahan bakar sesaat sebelum penerbangan pelatihan dimulai Januari lalu.

Versi Angkatan Udara menggunakan jenis konvensional dengan landasan pacu normal. Sementara versi STOVL bisa terbang dengan landas pacu yang pendek dan mendarat seperti helikopter.

Inggris telah membeli versi STOVL untuk mengganti jet Harrier. Dengan kecepatan mencapai 1.930km/jam, F-35 bisa terbang dua kali lebih cepat dari Harrier, sekaligus memiliki kemampuan siluman, yakni menghilang dari radar.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Satu Donor Sperma Hasilkan 12 Anak

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler