Cak Imin Akui Ngotot Rangkap Jabatan, Jokowi Menolak

Minggu, 26 Oktober 2014 – 15:10 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sudah merelakan dirinya tidak masuk dalam kabinet bentukan Presiden Joko Widodo. Alasannya, pria yang akrab dipanggil Cak Imin ini tak bisa memaksakan keinginannya untuk bisa rangkap jabatan.

Hal ini disampaikan Cak Imin di sela-sela acara Launching 1 Abad Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar Jombang, sekaligus Bedah Buku Biografi, Kepemimpinan ulama, Kepemimpinan Politik dan Kepribadian KH Bisri Syansuri (Pendiri NU dan PP Mambaul Maarif 1887-1980), di kantor PBNU, Jakarta, Minggu (26/10).

BACA JUGA: Jaksa Agung dan Kepala BIN tak Ikut Diumumkan Sore Ini?

"Saya ngotot boleh merangkap, Pak Jokowi gak mau. Ya sudah saya pilih kader lain saja," jawab Cak Imin saat saat kembali mengenai alasan dirinya mengundurkan diri dari bursa calon menteri Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memang sudah memastikan tidak akan merekrut calon menterinya dari jajaran pengurus DPP partai aktif, apalagi Ketua Umum. Walaupun peluang masih terbuka jika Cak Imin mau non aktif, mantan Menakertrans ini sudah tak berminat.  "Enggak enggak, saya harus merangkap," tandasnya.

BACA JUGA: Basuki Hadimuljono ke Istana, Digadang Jadi Menteri PU

Muhaimin dan Ketum PKPI Sutiyoso disebut-sebut bakal masuk dalam kabinet Jokowi, hanya saja status pimpinan partai mengganajal mereka kecuali mau mengundurkan diri. (Fat/jpnn)

BACA JUGA: Jelang Pengumuman Kabinet, Kediaman Mega Sepi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tjahjo Kumolo Dipanggil Jokowi ke Istana


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler