Cara Atasi Sakit Kepala Muncul Setelah Berbuka Puasa

Senin, 28 Mei 2018 – 07:07 WIB
Sakit kepala. Foto: NDTV.com

jpnn.com - Segelas teh manis atau kolak terasa nikmat dikonsumsi saat berbuka puasa. Namun, hati-hati, mengonsumsi makanan atau minuman manis, pasalnya bisa menyebabkan lonjakan asupan gula dalam jumlah banyak dan kenaikan pengeluaran (sekresi) insulin.

Menurut dr. Alvin, insulin merupakan hormon yang berfungsi memasukkan gula ke dalam sel tubuh dan menyebabkan penurunan kadar gula darah.

BACA JUGA: Astaga, Bom Teroris Sasar Warga sedang Ngabuburit

Lonjakan pengeluaran insulin akan mengakibatkan penurunan kadar gula darah secara mendadak.

Hal inilah yang menimbulkan keluhan sakit kepala dan badan lemas setelah makan makanan manis dalam jumlah banyak. Kondisi ini dalam bahasa medis disebut sebagai hipoglikemia reaktif.

BACA JUGA: Mencegah dan Mengatasi Sakit Kepala tanpa Batal Puasa

Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, lakukan pencegahan sebagai berikut:

1. Batasi asupan gula dalam jumlah besar. Cobalah untuk mengonsumsi makanan manis dalam jumlah kecil terlebih dahulu, misalnya kurma.

2. Berolahragalah secara teratur untuk menurunkan pengeluaran insulin.

3. Berbukalah dengan makanan yang bervariasi, termasuk protein seperti daging, ikan, atau protein non-hewani seperti kacang-kacangan.

BACA JUGA: 9 Cara ini Bisa Atasi Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

4. Pilih makanan yang mengandung serat tinggi.

Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan di atas, niscaya Anda bisa terhindar dari sakit kepala saat menjalankan puasa. Jika keluhan sakit kepala yang Anda rasakan sudah sering terjadi, bahkan sebelum berpuasa, lebih baik konsultasikan hal ini dengan dokter supaya diketahui apa yang melatarbelakanginya.(RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dian Sastrowardoyo Rindu Rumah


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler