Cari Teman untuk Dijadikan Korban

Minggu, 06 April 2014 – 18:23 WIB

jpnn.com - SURABAYA - Sosok seperti Farid Fadil, 19, tidak layak menjadi kawan. Warga Jalan Bolodewo itu mencari teman hanya untuk menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor. Sudah ada tiga teman yang menjadi korban dengan modus sama.

Tiga korban itu tinggal di kawasan Semampir. Mereka melaporkan kasus tersebut ke Polsek Semampir. Laporan itu pun ditindaklanjuti dengan pencarian. Sampai-sampai Fadil menjadi buron sejak sepuluh bulan lalu.

BACA JUGA: Pencuri Motor Ditangkap Lantaran Kehabisan Bensin

Pencarian Fadil membuahkan hasil. Dia ternyata kembali nongol di tempat tinggalnya. Padahal, polisi sejak lama menyanggongnya. “Saya pindah-pindah,” kata Fadil saat ditanya tentang keberadaannya selama ini.

Remaja penghobi modifikasi motor itu mengaku salah atas perbuatannya. Dia sengaja memanfaatkan hubungan pertemanan untuk melancarkan aksinya. Modusnya, dia meminjam sebentar sepeda motor temannya. Selama dipinjam itu, tersangka menggandakan kunci motor.

BACA JUGA: Oknum TNI Gadai Pistol ke Warga Aceh

Kunci ganda tersebut diberikan ke komplotannya yang diketuai Mat Benong. Nama terakhir itu kini mendekam di penjara karena tertangkap polisi lebih dahulu. Dengan kunci ganda tersebut, tersangka tak sulit mencuri motor. Cukup dengan memanfaatkan kelengahan korban dan mengambil motor tanpa harus membobol dengan menggunakan kunci T seperti dilakukan pencuri kebanyakan.

Cara tersebut cukup efektif dan aman. Apalagi Fadil bisa sekaligus cuci tangan agar tidak terungkap bahwa dirinya terlibat dalam pencurian tersebut. Dia pun tetap berhubungan seperti biasanya dengan teman yang menjadi korban pencurian. “Kalau pas kumpul ya ikut kumpul,” ucapnya.

BACA JUGA: Nenek yang Tewas Terbakar, Ditemukan Hanya Tinggal Jantung

Keberhasilan itu membuatnya ketagihan. Cara tersebut diulangi terhadap dua teman lain. Modusnya sama, meminjam motor sebentar, lalu menggandakan kuncinya. Kelompok pencurian tersebut memiliki alat pengganda kunci sendiri. Karena itu, ketika ada motor pinjaman, kuncinya bisa digandakan sewaktu-waktu.

Polisi menduga tersangka melakukan aksi tersebut ke banyak korban. Sebab, pelaku memiliki banyak teman, khususnya di dunia modifikasi motor. Mereka biasanya kongko malam di tempat tertentu. Momen itulah yang digunakan untuk meminjam motor.

Fadil mengatakan, pencurian dengan modus berteman tersebut cenderung lebih aman. Sebab, kecil kemungkinan dicurigai. Dia pun selalu berusaha untuk mencari teman baru. “Kalau ada teman baru, langsung saya minta nomor HP-nya. Besoknya saya datangi lagi,” ujarnya.

Uang hasil penjualan motor curian itu digunakan untuk membeli sabu-sabu. Saat tertangkap, ditemukan sisa pemakaian sabu-sabu. Setelah dites urine, hasilnya positif.

Kapolsek Semampir Kompol Sartono mengatakan, tersangka dijerat dua pasal sekaligus. Selain pasal 363 tentang pencurian, dia dijerat pasal tentang penyalahgunaan narkoba. “Berkas itu nanti dilimpahkan bareng. Sidangnya jadi bareng,” ucapnya. (eko/c7/end)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cabuli Bocah, Kakek Dihajar Massa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler