Cegah Bentrok Susulan Perguruan Silat, TNI & Polri Sekat Perbatasan Jember-Banyuwangi

Jumat, 11 Maret 2022 – 04:54 WIB
Polres Jember dibantu TNI melakukan penyekatan anggota perguruan silat asal Jember menuju ke Kabupaten Banyuwangi yang dilakukan di kawasan Gunung Gumitir, Kabupaten Jember, Kamis (10/3/2022). (ANTARA/HO-Polres Jember)

jpnn.com, JEMBER - Polri dan TNI siaga melakukan penyekatan di jalur Gumitir, Kecamatan Silo yang merupakan perbatasan Kabupaten Jember dengan Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.

Penyekatan dilakukan untuk mencegah pergerakan massa kelompok perguruan silat asal Jember menuju Banyuwangi.

BACA JUGA: Perguruan Silat Pagar Nusa dan PSHT Bentrok Lagi, 1 Orang Tewas, Aparat Bersiaga

"Kami melakukan penyekatan di kawasan Gunung Gumitir untuk mengantisipasi adanya pergerakan kelompok perguruan silat dari Pagar Nusa dan PSHT yang akan bergabung ke Banyuwangi pascabentrok dua perguruan silat itu," kata Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo.

AKBP Hery Purnomo dan Dandim 0824/Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan memimpin langsung penyekatan.

BACA JUGA: Kritikan Denny Siregar ke Ketum JoMan Berujung di Polisi, Diduga Terkait Munarman

Hery mengatakan dari upaya penyekatan petugas berhasil menghalau dan menghentikan anggota perguruan silat yang akan ke Kabupaten Banyuwangi.

"Puluhan anggota dua kelompok perguruan silat tersebut kami minta kembali ke rumah dan tidak ikut terlibat perseteruan perguruan silat di Banyuwangi, sehingga mempercayakan kasus itu ke aparat penegak hukum setempat," tuturnya.

Hery mengimbau kepada masyarakat Jember agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan bergerak ke Kabupaten Banyuwangi karena hal itu bukan jalan penyelesaian dan justru akan menimbulkan permasalahan baru.

"Kami imbau kepada masyarakat Jember untuk tidak terprovokasi kabar yang tidak jelas, dan ikut-ikutan ke Banyuwangi. Percayakan persoalan bentrok antarperguruan silat itu kepada aparat penegak hukum Banyuwangi, dan tetap menjaga Jember tetap kondusif," katanya.

Sementara dari penyekatan itu polisi menemukan senjata tajam dari anggota perguruan silat saat melakukan pemeriksaan barang bawaan yakni menemukan dua anggota perguruan silat membawa senjata tajam yang ditaruh di dalam jok sepeda motornya.

"Ada warga Jember dari kelompok perguruan silat yang kedapatan membawa senjata tajam dan saat ini keduanya kami amankan di Mapolres Jember untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sebelumnya bentrok antarperguruan silat, yakni Pagar Nusa dan PSHT terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis dini hari.

Satu orang meninggal dunia dan beberapa korban mengalami luka-luka, serta beberapa rumah warga, dan satu tempat ibadah rusak akibat bentrokan.

Perseteruan tersebut tidak berlangsung lama karena kedua belah pihak telah bersepakat damai yang dideklarasikan dua pihak perguruan silat di Mapolsek Bangorejo. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
TNI   Banyuwangi   Polri   Jember   Pagar Nusa   PSHT   perguruan silat  

Terpopuler