Cegah Stunting, Srikandi Ganjar DIY Gelar Pengolahan Cokelat dengan Daun Kelor

Jumat, 17 Februari 2023 – 11:50 WIB
Sukarelawan Srikandi Ganjar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ikut berpartisipasi membantu mencegah kasus stunting pada anak, khususnya di Sleman, Yogyakarta. Foto dok Srikandi Ganjar

jpnn.com, YOGYAKARTA - Sukarelawan Srikandi Ganjar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ikut berpartisipasi membantu mencegah kasus stunting pada anak, khususnya di Sleman, Yogyakarta.

Mereka menggelar kegiatan bertema sosialisasi dan praktek pengolahan daun kelor menjadi coklat untuk menekan angka stunting.

BACA JUGA: Mak Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Natural di Cibinong

Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY, Herawati menyatakan daun kelor mengandung kalsium dan vitamin yang dibutuhkan pada anak sekaligus dapat mencegah kasus stunting.

"Kami melakukan sosialisasi dan praktik pengolahan daun kelor menjadi cokelat untuk mencegah dan mengurangi angka stunting di DIY," ujar Herawati di Kedai Stako di Jalan Dawet, Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (16/2).

BACA JUGA: IPO PGE Meningkatkan Bauran Energi Terbarukan

Herawati menjelaskan pihaknya menggelar sosialisasi dan praktik ini karena terinspirasi dari program Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah tersebut menerapkan program Gerakan Cegah Stunting Masa Depan Cerah (Kancing Merah).

BACA JUGA: Lewat 2 Program Ini Ganjar Bikin Jateng Jadi Provinsi Pelopor Ramah Anak

"Ini representasi dari sosok Pak Ganjar yang memiliki program Kancing Merah. Program Pak Ganjar ini bertujuan mencegah dan menekan angka stuting  Beliau juga sangat mempedulikan kaum perempuan, khususnya anak-anak," ungkapnya.

Hera melanjutkan pihaknya menyasar mahasiswa yang notabene adalah perempuan milenial dan generasi Z untuk mengikuti sosialisasi tersebut. Tujuannya, mengedukasi mereka akan pentingnya mencegah stunting pada anak.

"Sasarannya perempuan milenial sebagai calon ibu. Harapannya, saat menjadi seorang ibu, mendapat bekal untuk mencegah stunting bagi anak mereka," ujarnya.

Herawati berharap kegiatan sosialisasi dan praktik tersebut bisa mengedukasi bermanfaat bagi para peserta. Selain itu, bekal tersebut bisa diaplikasikan ke depannya.

"Dengan kegiatan ini, diharapkan melek akan informasi stunting pada anak. Selain itu bertepatan dengan hari kasih sayang pada bulan ini," ucapnya

Pemateri dalam sosialisasi ini sekaligus Owner Morica Coklat Jejen Jainul Haq menjelaskan cokelat disukai anak-anak.

Apalagi jika dicampur dengan ekstrak daun kelor yang berguna untuk mencegah stunting pada anak.

"Kami membuat brand Morica Coklat yang salah satu bahan bakunya berasal dari daun kelor. Kami mengutamakan bahan baku daun kelor," jelasnya.

"Pembuatannya cukup simpel, tinggal mencairkan cokelat batang, lalu dicampurkan dengan serbuk daun kelor yang telah diekstraksi, kemudian diaduk," imbuhnya.

Jejen berharap mahasiswi dan perempuan milenial bisa mengetahui pengolahan cokelat dengan campuran ekstrak daun kelor dan bisa mempraktikkannya sendiri di rumah.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler