Cerita Terapis: Kami Ketakutan dan Langsung Berlarian

Rabu, 01 Juli 2015 – 05:57 WIB
Hercules nahas di Jalan Jamin Ginting, Medan. Foto: Kharisma Tarigan/AFP

jpnn.com - MEDAN - Pesawat Hercules milik TNI AU jenis C-130 yang jatuh di Medan Selasa (30/6) siang, juga  menimpa satu unit bangunan rumah yang dijadikan tempat usaha, BS Oukup Pengobatan Tradisional Karo, Jalan Jamin Ginting KM 10 No. 6, Medan Selayang.  Selain itu, pesawat tersebut juga menimpa satu unit mobil yang terparkir di sana.

Tak hanya itu, dua unit bangunan ruko tiga lantai milik Perumahan Royal Gardenia, yang berada persis di sebelahnya juga tertimpa.

BACA JUGA: Sedih...Lima Orang dari Satu Keluarga Tewas Korban Kecelakaan Hercules

Sejumlah pegawai balai pengobatan tradisonal tersebut serta pekerja bangunan juga menjadi korban. Sebanyak 8 orang pegawai oukup tersebut dan seorang tamunya tewas. Sedangkan pekerja bangunan 2 orang.

Informasi yang dihimpun Sumut Pos (Grup JPNN) di lapangan menyebutkan, saat pesawat jatuh dan menabrak atap bangunan ruko, sejumlah pegawai oukup yang selamat langsung berhamburan keluar.

BACA JUGA: Juru Masak Kelompok Bersenjata Dibekuk saat Ngorok di Gubuk

"Kami lagi di ruang istirahat belakang. Lalu, tiba-tiba terdengar suara kayak meledak gitu dan asapnya masuk ke dalam ruangan. Kami kira ledakan itu dari ruko, rupanya pas keluar ternyata dari pesawat yang jatuh. Kami tengok apinya udah besar dan bangunan oukup banyak yang roboh. Kami pun ketakutan dan langsung berlarian keluar," ungkap Marsinah, pegawai terapis yang mengalami luka di siku dan kaki kirinya, kepada Sumut Pos

Ia mengaku, pada saat itu ada 17 orang yang sedang bekerja, delapan di antaranya terjebak di reruntuhan bangunan. Sedangkan sembilan orang lagi selamat termasuk dirinya, yakni Alin, Sri, Ningsih, Desi, Ayu, Eva, Rini, dan Elsa.

BACA JUGA: Kepergok Jual Nasi Siang Hari, Ditangkap, Terancam Hukum Cambuk

"Kawan kami kejebak di dalam ruangan. Kalau enggak salah ada delapan orang. Empat orang terapis (Amel, Dewi, Rani, Cindi), satu kasir (Arni), satu penjaga kantin (Siti) dan dua room boy. Sementara yang selamat berada di belakang dan sebagian lagi kebetulan keluar," sebut Marsinah. (ris)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lahan Pertanian Menyusut Lantaran Mafia Tanah Suka Ancam Petani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler