Cerita Yuwendra Thiomas Membangun Bisnis Fashion Luxury

Minggu, 07 Juni 2020 – 21:21 WIB
Pengusaha sekaligus fashion influencer, Yuwendra Thiomas. Foto: Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Pengusaha sekaligis fashion influencer, Yuwendra Thoimas atau dikenal sebagai Keith $lime mengaku memulai bisnis fesyen karena hobinya mengumpulkan pakaian langka.

Bersama Swain Mahisa, ia membangun brand baju eksklusif luxury streetwear bernama Drip Experiments yang populer di kalangan milenial.

BACA JUGA: Fashion Rock Pamerkan Koleksi 3 Desainer Muda

Menurut Yuwendra, Drip Experiments dibentuk berdasarkan pengalaman dan pembelajaran dari Luckycat Foundation, sebuah charity project yang dia bangun untuk membantu sesama.

Dalam kegiatan sosial itu, Yuwendra pertama kalinya menjual baju yang hasilnya untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.

BACA JUGA: Ivan Gunawan Ciptakan Gim Bertema Fashion

Menariknya, setiap baju dan sepatu yang dibuatnya selalu diperebutkan oleh pasar dan reseller.

“Saya pernah meng-custom sepatu Jordan 4 Levis untuk dilelang, dan hasil penjualannya senilai Rp 16 juta disumbangkan,” tuturnya.

BACA JUGA: Azriel Hermansyah Bongkar Kelakuan Raul Lemos

Pria kelahiran Medan, 28 Mei 1995 ini mengatakan koleksi Drip Experiments diciptakan dengan sentuhan kualitas yang setara dengan buatan Eropa.

“Saya ingin menawarkan produk lokal dengan kulaitas setara produk Eropa dengan harga lebih terjangkau,” kata Yuwendra.

Soal penjualan, Yuwendra juga mencatatkan prestasi mentereng. Misalnya, produknya selalu sold out dalam sehari bahkan hitungan jam.

"Di event Medan 061 Street Wear Fest di Sun Plaza beberapa waktu lalu, booth saya banjir pengunjung. Di event tersebut, saya menandatangani ratusan baju dan sepatu, serta produk saya sold out hanya dalam waktu 1 jam saja. Baju yang saya jual seharga Rp350 ribu, sekarang di reseller harganya menyentuh angka Rp1 juta," ujarnya.

Berhasil menginspirasi cara berpakaian untuk kalangan muda di Indonesia, Yuwendra pun melirik peluang lain di bisnis sneaker. Bukan produksi sneaker yang dibidiknya, melainkan produk solusi untuk membersihkannya.

"Saya melihat pasar sneaker ini sangat bagus. Cuma saya belum melihat produk sneaker care yang benar-benar eksis, akhirnya saya bangun Sneakersaint," ucapnya.

Sneakersaint besutannya terbukti mampu mendominasi pasar sneaker care di Indonesia. Dengan teknologi dan keampuhannya dalam menjaga kebersihan sneaker yaitu holy water shoe cleaner, produknya sukses di pasaran.

"Rekor penjualannya pernah mencapai 300 botol hanya dalam waktu satu bulan," aku Yuwendra.

Dengan capaiannya tersebut, Yuwendra tak berpuas diri. Jejak bisnis berikutnya, ia membangun Luckycatlx, sebuah toko online segmentasi barang-barang luxury dan ekstrim, seperti diamond Rp 3 miliar, kapal yacht, gedung hotel, dan sepatu-sepatu langka yang harganya mencapai ratusan juta.

Selanjutnya, Yuwendra bersama Swain dan James berpartner mendirikan toko lelang online bernama Prodiguer yang diklaim terbesar dan ramai di Indonesia. Diakuinya, melalui platform tersebut setiap harinya bisa laku sekitar 70 barang. Bisnis lelangnya ini mereka jalani sudah tiga tahun belakangan ini.

"Dalam bisnis itu servis yang bagus juga merupakan hal yang penting. Bisnis bukan hanya selalu tentang penghasilan uang, tetapi juga tentang membentuk karakter dan integritas yang positif," tegasnya.

Selain beberapa bisnis tersebut, Yuwendra juga tercatat sebagai owner dari brand sepatu lokal bernama Elfamous yang pernah menyabet rekor penjualan sebanyak 1.000 pasang dalam 1 minggu.

Dengan segudang pengalaman dan catatan gemilangnya, ia kemudian dikenal sebagai fashion influencer di bidang luxury. Selain itu, ia juga dikenal sebagai fashion icon internasional baju vintage, vlone, jeans, dan celana luxury. Bahkan, Yuwendra pun terkenal sebagai collector sepatu air force 1 yang ekstrim yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Di kalangan generasi milenial yang tren dengan gaya hidup hypebeast, hingga kini Yuwendra dikenal sebagai supplier mayoritas toko-toko luxury dengan harga yang relatif lebih terjangkau di bawah harga retail.

Namun semua kesuksesannya itu bukan berarti tanpa hambatan. Sebab, dirinya pun pernah menelan pil pahit, saat ditipu rekan kerjanya hingga Rp4 miliar.

"Buat saya, pengalaman itu dijadikan pelajaran yang berharga," tukas Yuwendra yang dikenal suka memberikan giveaway hingga ratusan juta ini.(mg7/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler