Charles Honoris: Saya Tidak Sebut TNI Lebay

Kamis, 12 Januari 2017 – 20:28 WIB
Charles Honoris. Foto: dok jpnn

jpnn.com - jpnn.com - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris merasa banyak pihak yang salah memaknai pernyataannya terkait kasus pelecehan Pancasila oleh oknum tentara Australia.

Padahal, politikus PDI Perjuangan itu bermaksud baik sebagai mitra TNI, mengingatkan agar taat pada peraturan.

BACA JUGA: Jokowi Segera Umumkan Kepala Staf Baru untuk TNI AU

"Saya tidak pernah berkomentar TNI lebay terkait kasus pelecehan Pancasila oleh oknum serdadu Australia itu, justru saya dalam kapasitas sebagai anggota DPR melakukan fungsi dan tugas saya mengingatkan TNI agar selalu konsisten taat aturan," kata Charles di Jakarta, Kamis (12/1).

Charles mengaku memahami kekesalan yang dirasakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan seluruh jajaran TNI atas pelecehan ideologi negara oleh oknum serdadu Australia.

BACA JUGA: Pakai Kaus Palu Arit, Kernet Angkot Diciduk Intel Kodim

"Saya bahkan berharap negara harus tegas terhadap kasus pelecehan Pancasila yang terjadi di dalam negeri dan dilakukan oleh oknum-oknum yang anti Pancasila, NKRI, bendera merah putih, Bhinneka Tunggal Ika dan simbol-simbol negara lainnya," ujarnya.

Namun, kata dia, dalam hubungan antar negara permasalahan harus diselesaikan sesuai dengan norma-norma dan aturan diplomasi yang berlaku.

BACA JUGA: Mau Tahu Berapa Anggaran Belanja TNI AL Tahun Ini?

"Saya melihat adanya potensi pelanggaran UU dalam hal pembatalan hubungan kerjasama pertahanan dengan Australia," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2000 tetang Perjanjian Internasional, pembatalan kerja sama internasional hanya bisa dilakukan oleh seorang menteri atau presiden, bukan panglima TNI.

"‎Oleh karena itu, saya sebagai anggota Komisi I DPR menunaikan kewajiban saya untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap mitra-mitra kerja termasuk dalam hal ini TNI,"‎ ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Charles menegaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan salah satu angkatan perang terbaik di dunia yang harus berpegang pada aturan yang berlaku.

Pasalnya, publik berharap banyak agar TNI bisa menjadi garda terdepan melindungi NKRI dan Pancasila.

"Saya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait hal ini dan hormat saya bagi seluruh prajurit TNI yang setia menjaga NKRI," tandasnya.‎ (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Habib Rizieq Digarap Polda Jabar, Massa Siap Mengawal


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler