Chelsea Boleh Pesta Juara Sabtu Dini Hari Nanti, tapi Ada Syaratnya

Jumat, 12 Mei 2017 – 15:20 WIB
Gary Cahill (atas). Foto: AFP

jpnn.com, WEST BROMWICH - Pimpinan klasemen sementara Premier League, Chelsea bisa memastikan gelar juara musim ini, Sabtu (13/5) dini hari nanti, Syaratnya, harus menang dari tuan rumah West Bromwich Albion di The Hawthorns.

Menang berarti tiga angka, dan poin Chelsea menjadi 87 dari 36 laga. Itu sudah cukup membuat Tottenham Hotspur di posisi kedua menyerah.

BACA JUGA: Hazard ke Madrid? Isco Harus ke Chelsea

Kini Spurs punya 77 poin dari 35 laga. Andai Spurs menyapu tiga pertandingan sisa dengan kemenangan, itu berarti sembilan poin. Harry Kane Cs mengakhiri liga dengan 86 poin. Tak cukup mengejar Chelsea.

Namun apa Chelsea mampu menang di markas WBA, meraih gelar juara kelimanya? Tanyakan itu pada Gary Cahill. Dia pernah merasakan betapa frustrasinya main di The Hawthorns.

BACA JUGA: Rekor MU Terhenti, Mourinho Masih Happy

Terutama ketika memasuki pekan-pekan terakhir Premier League. Cahill menjadi bagian Chelsea ketika dihancurkan West Brom tiga gol tanpa balas di pekan ke-37 Premier League tiga musim silam. Ironisnya kala itu Chelsea sudah memastikan gelar juara dan harus kehilangan 16 laga tak terkalahkannya di Premier League musim itu.

''Ini akan jadi laga yang sulit di West Brom. Selalu. Di sana itu bukan tempat yang bagus untuk disambangi. Kami harus berhati-hati, dan perlu tahu bahwa kami memerlukan kerja keras menuntaskan pekerjaan di sana,'' kata sang vice captain sebagaimana dikutip di Tribal Football.

BACA JUGA: Mourinho Sebut Arsenal Hanya Beruntung

Dari lima lawatannya, hanya sekali Chelsea menang, itu pun dengan skor tipis 2-1 musim lalu. Tidak cuma Chelsea yang merasakan euforia juaranya ternoda di stadion berkapasitas 27 ribu tempat duduk itu. Di tempat yang sama pada musim 2012-2013, Manchester United dibuat gagal menandai laga terakhirnya sebagai juara Premier League dengan kemenangan. Di tempat itu, United tertahan 5-5 pada pekan terakhir. Pekan terakhir Sir Alex Ferguson di United.

Bagaimana dengan musim ini? Dari tiga laga home terakhirnya, tak sekalipun dewi fortuna berpihak kepada The Baggies – julukan West Brom. Darren Fletcher dkk selalu menjadi pecundang. Satu fakta lagi, tak ada satu pun klub empat besar Premier League yang tumbang di sana.

Kebiasaan West Brom bermain dengan garis pertahanan rendah ketika menghadapi klub-klub papan atas Premier League jadi pekerjaan rumah skuat besutan Antonio Conte itu. Ditarik ke belakang, pekerjaan lawan West Brom akan lebih mudah apabila mampu mencetak gol lebih dulu.

Manchester City dan Manchester United pernah melakukannya. Begitu juga Liverpool di pekan ke-33 lalu (16/4). ''Kami paham West Brom tim yang sulit dihadapi. Kami selalu menjalani laga yang susah ketika di sana (The Hawthorns),'' ungkap penjaga gawang Thibaut Courtois dilansir Reuters.

Sama seperti Cahill, Courtois juga ikut merasakan kekalahan telak atas West Brom pada musim 2014-2015 silam. ''Setiap lawan yang kami hadapi selalu memberikan permainan susah. Mereka (West Brom) sekarang berada di posisi kedelapan Premier League, dan musim ini West Brom mempunyai musim yang bagus,'' puji Courtois.

West Brom berkoar bahwa mereka akan coba menghambat pesta juara Chelsea. Entah itu menahan imbang, atau bahkan menumbangkan Chelsea seperti tiga musim lalu itu. Tony Pulis, pelatih West Brom, dikutip Sky Sports berharap anak asuhnya mampu merusak euforia fans Chelsea nanti.

''Kami tak punya rencana bagi mereka. Kami hanya melihat jauh ke depan ke sepak bola. Banyak yang berharap pada mereka (Chelsea), dan bagi kami, kami akan lakukan perlawanan terkutuk untuk membuat laga jadi kompetitif,'' kata Pulis. (ren/tom/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Kata Welbeck usai Permalukan MU


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler