Chery Bilang Bakal Bangun Pabrik Mobil di Indonesia, Tetapi

Jumat, 27 Januari 2023 – 00:11 WIB
Logo Chery (ANTARA/Chairul Rohman)

jpnn.com, JAKARTA UTARA - PT Chery Sales Indonesia (CSI) tampaknya tidak main-main untuk berbisnis di pasar Indonesia.

Pasalnya, pabrikan asal China itu siap menggelontorkan dana untuk membangun pabrik di Indonesia.

BACA JUGA: Perluas Jaringan, Chery Resmikan Dealer di Pluit

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Vice President PT CSI Harry Komara di sela peresmian dealer Chery di Pluit, Jakarta Utara, Kamis.

Namun, untuk pembangunan pabrik itu tidak dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Kaleidoskop 2022: Ini Deretan Mobil Baru, Ada Chery Tiggo Series Hingga Suzuki Baleno

Dia menargetkan tiga tahun ke depan akan mulai melakukan proses pembangunan pabrik utama di Indonesia.

"Setelah tiga tahun ketika hitungan sudah dapat, proses pembangunan pabrik akan berjalan," ungkap dia.

BACA JUGA: Chery Siapkan Gudang Suku Cadang Seluas Ribuan Meter di Cikarang

Dia menambahkan nantinya pabrik di Indonesia bukannya hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi diseluruh negara.

"Produksi mobil bukan hanya untuk pasar Indonesia saja melainkan untuk kebutuhan negara lainnya yang setir kanan," ucap dia.

Menurut dia, keseriusan Chery mengembangkan bisnisnya di Indonesia setelah Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaita melakukan kunjungan ke China.

"Di situ sudah terdeklarasi bahwa Indonesia ditunjuk sebagai based production untuk setir kanan yang tadinya bersaing dengan Thailand," kata Harry.

Pihak principal Chery di China, kata dia, menunjuk Indonesia sebagai based production setir kanan bukan tanpa alasan.

Chery sendiri sudah 20 tahun memproduksi kendaraan dengan basis setir kiri untuk konsumsi pasar domestik dan juga keperluan pasar ekspor dengan jumlah yang sudah begitu besar.

Sejak dua tahun lalu, pihaknya baru melirik negara-negara yang menggunakan setir kanan dan memproyeksikan untuk membangun pabrik yang akan dijadikan basis produksi.

"Saat ini, perusahaan menyewa pabrik selama tiga tahun. Hal itu dikarenakan untuk berbagai riset pasar yang juga diiringi dengan pemasaran produk," ucap dia.

"Karena kalau bangun pabrik kapasitas yang dipakai hanya 50 persen dari 100 persen itu bisa kacau," tambah dia.

Saat ini, Chery masih menjual modelnya dengan status status semi knocked down (SKD) dengan menyewa pabrik di Indonesia, yaitu PT Handal Indonesia Motor.

Adapun model Chery yang diproduksi di Indonesia ialah Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Test Drive Chery Tiggo 8 Pro: Desain Keren, Tenaga Mesin Buas, Tetapi..


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler