Christopher Rungkat Takjub dengan Venue Tenis PON Papua 2021

Jumat, 24 September 2021 – 19:57 WIB
Petenis ganda campuran Indonesia Christopher Rungkat (kanan) yang berpasangan dengan Aldila Sutjiadi dalam babak final ganda campuran SEA Games 2019 Filipina, Sabtu (7/12/2019). Foto: Foto: ANTARA /Sigid Kurniawan/wsj

jpnn.com, JAYAPURA - Petenis Jawa Timur Christopher Rungkat memberikan pujian untuk venue cabang olahraga tenis pada gelaran Pon XX/2021 Papua di Sian Soor yang berada di area Kantor Wali Kota Jayapura.

Christopher memuji sarana dan prasarana di venue tenis lapangan Sian Soor karena sudah sesuai standar internasional.

BACA JUGA: Tim Futsal Jatim Yakin Lolos Grup Neraka Pon Papua 2021

Petenis yang meraih medali emas Asian Games 2018 itu mengaku terkejut karena lapangan tenis yang akan digunakan untuk gelaran PON sangat layak dan menjadi aset untuk masyarakat Jayapura.

"Bagus dan layak untuk dijadikan arena tanding. Venue ini menjadi kebanggan untuk masyarakat Papua, khususnya di kota Jayapura yang memiliki venue tenis sebagus ini," ujar Christopher dilansir dari laman PON.

BACA JUGA: Tim Voli DKI Jakarta Dijanjikan Bonus Besar Jika Raih Medali PON Papua 2021

Pada ajang PON XX Papua, Christopher Rungkat akan bermain berpasangan dengan Aldila Sutjiadi. Keduanya menjadi andalan Jawa Timur untuk meraih medali emas dari cabang olahraga tenis.

Menjelang tampil di gelaran PON, Christopher bertekad mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jawa Timur. Demi mewujudkan impiannya itu, atlet yang akrab disapa Christo ini mempersiapkan diri dengan matang.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Ajak Tamu PON 2021 Beli Produk Lokal Papua

“Saya siap main dan mempersembahkan medali emas untuk tim Jatim. Saya berpasangan dengan Aldila Sutjiadi di PON Papua," ujar Christopher.

Hari ini, Jumat (24/9), Tim tenis PON Jawa Timur baru selesai menggelar latihan di venue Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura. Selain tim Jawa Timur, kontingen Jawa Barat juga baru selesai berlatih pada hari ini.

Sayang pada latihan sesi kali ini, kedua tim harus meninggalkan tempat latihan karena arena diguyur hujan.

Menurut Christopher, sesi latihan itu pada awalnya berjalan sesuai rencana. Namun setelah hujan turun, semua meninggalkan arena latihan. Tidak hanya atlet, pelatih, manajemen, maupun panitia juga berhamburan ke tribune penonton untuk berteduh sambil menunggu hujan reda.

“Latihan berjalan dengan lancar sesuai jadwal, meski cuaca Kota Jayapura siang ini hujan," ujar Christopher.

Rencananya gelaran cabang olahraga tenis akan mulai dipertandingkan pada 26 September hingga 7 Oktober mendatang. Ada tujuh medali yang akan diperebutkan oleh 12 kontingen. (pon/mcr16/jpnn)


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler