Cokelat Kibarkan 'Cinta Indonesia'

Minggu, 07 Maret 2010 – 03:22 WIB
Penampilan Cokelat di panggung hari kedua JJF 2010. Foto: Arsito Hidayatullah/JPNN.
JAKARTA - Membanggakan dan menyenangkan sekali agaknya bagi Cokelat, bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di salah satu event festival musik terbesar di tanah air, Java Jazz Festival (JJF) 2010Kenyataan itu bahkan disampaikan secara terus terang oleh Kikan, vokalis band tersebut, di atas panggung, ketika tampil sebagai band penutup di hall-nya Kementerian Perdagangan (Kemendag), di lokasi JIExpo Kemayoran, Sabtu (6/3).

"Sudah sekitar 13 tahun karir Cokelat, sementara Java Jazz sendiri sudah memasuki tahun keenamnya tahun ini

BACA JUGA: Sandhy yang Bikin Penasaran

Namun, baru kali ini Cokelat berkesempatan tampil di pentas Java Jazz
Terima kasih sekali kepada panitia penyelenggara, dan tentunya kepada Departemen Perdagangan RI," ujar Kikan.

Mendag Mari Elka Pangestu sendiri, dalam sesi aksi panggung Cokelat tersebut juga berkesempatan tampil ke pentas, setelah band tersebut membuka show dengan beberapa lagu asyiknya

BACA JUGA: Glenn Sapa Penggemar dengan Lovevolution

Pada kesempatan itu, selain menyematkan salah satu pin kampanye "100% Cinta Indonesia" di pakaian Kikan, Mendag juga tak lupa menyampaikan pesan-pesan untuk senantiasa mencintai produk-produk tanah air
Mari bahkan melengkapinya dengan contoh-contoh unggul, betapa sejumlah produk gitar dan piano Indonesia misalnya, termasuk salah satu yang paling laku di pasar mancanegara.

Aksi Cokelat sendiri dibuka dengan tembang yang kental menunjukkan kecintaan pada Indonesia, Tanah Airku, yang dibawakan oleh anak-anak Cokelat berkolaborasi dengan sebuah orkes tradisional asal Jawa Barat

BACA JUGA: Breakestra Menggoyang Tanpa Break

Beat-beat lagu ini yang unik dan terasa penuh semangat, berikut liriknya yang sarat ungkapan kecintaan pada nusantara, terdengar cocok sekali dalam membangkitkan gairah ke-Indonesia-anTak urung, kendati Cokelat adalah band pop-rock yang otomatis penggemarnya juga terbiasa dengan jenis musik itu, sebagian besar penonton malam itu ikut juga nyanyi bersama.

Suasana akrab penuh dengan nyanyian bersama kian terasa, ketika berikutnya lagu-lagu lawas dari band asal Bandung tersebut meluncur lewat pengeras suaraMulai dari Jauh, Luka Lama, hingga Segitiga, Karma dan sebagainya, hampir semua sudah dihafal dengan sangat baik oleh sebagian besar penonton malam ituApalagi dengan permaianan yang ciamik dari para personil Cokelat lainnya, terutama duo gitaris bersaudara Erwin dan Ernest, berikut juga tingkahan suara-suara gendang, seruling dan lain-lain dari orkes musik tradisionalnya.

Sampai kemudian menjelang akhir pertunjukan, setelah didahului oleh sebuah pengantar dari Kikan, Cokelat pun membawakan sebuah lagu yang officially dipakai sebagai jingle promosi produk Indonesia oleh KemendagLagu yang terdengar asyik ini, lantas akhirnya diikuti oleh lagu penutup dari keseluruhan penampilan Cokelat malam itu, yang juga sudah dikenal luas identik dengan sikap kecintaan pada tanah airApa lagi jika bukan tembang Bendera, yang merupakan buah karya Eross ChandraHingga, pertunjukan yang dimulainya saja sudah lewat tengah malam itupun usai, dan penonton beranjak pulang dengan perasaan puas(ito/cha/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Angelina Jolie dan Koleksi Lelaki


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler