DAMRI Siap Realisasikan Bus Listrik Sebagai Moda Transportasi Masa Depan

Jumat, 27 November 2020 – 03:01 WIB
Perum Damri. Foto dok Damri

jpnn.com, JAKARTA - DAMRI menyatakan keseriusannya untuk mengelola bus listrik sebagai moda transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Keseriusan dan kesiapan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis charger station dari PT Spora Teknika Indonesia kepada Direksi DAMRI pada saat peringatan ulang tahun ke-74 DAMRI

BACA JUGA: Damri Buka Trayek Jakarta–Bandung, Cek Harganya di Sini

"Dengan charger station, DAMRI mulai melengkapi fasilitas yang dibutuhkan untuk rencana operasional bus listrik," kata Direktur Teknik dan Fasilitas DAMRI, Arifin melalui siaran pers.

"Di samping itu, fasilitas ini nantinya dapat digunakan masyarakat umum untuk mengisi daya pada kendaraan listrik mereka," katanya menambahkan.

BACA JUGA: Digerebek di Hotel, Oknum ASN Ini Bikin Malu Institusi

Lebih lanjut, Arifin mengatakan, melalui penggunaan bus listrik, DAMRI mulai berinovasi untuk penggunaan alat produksi dengan energi lebih ramah lingkungan, resilien, berkelanjutan, inovatif, modern, dan berbasis teknologi mutakhir untuk mendukung konektivitas transportasi darat.

Selain itu, DAMRI juga telah menerima prototipe kendaraan untuk uji coba bus medium bermesin belakang pertama di Indonesia dari PT Asian Auto Internasional (AAI), yang akan dioperasikan untuk mendukung kebutuhan angkutan di Jakarta.

BACA JUGA: Istri Berduaan dengan Selingkuhan di Room, Suami Masuk, Banjir Darah

Serah terima dilaksanakan di Kantor Cabang Angkutan Bandara Soekarno-Hatta dalam rangkaian acara perayaan ulang tahun ke-74.

Raih Sertifikat ISO 45001:2018
Pertambahan usia DAMRI juga dibarengi dengan fokus pada penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), dengan perolehan sertifikat ISO 45001:2018 yang telah disertifikasi oleh Badan Sertifikasi TUV Rheinland Indonesia.

ISO 45001:2018 merupakan standar internasional untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang menggantikan standar OHSAS 18001.

ISO 45001 didasarkan pada ISO Guide 83 (“Annex SL”) yang dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen lainnya karena mempunyai pola struktur standar terkini dan mampu menunjang dalam peningkatan aspek K3 di perusahaan.

"DAMRI berharap dengan penerapan Sistem Manajemen K3 ini, DAMRI dapat meningkatkan operasional perusahaan, khususnya armada bus DAMRI maupun pelayanan di kantor yang aman dan selamat," kata Arifin.

"Sehingga dapat tercapai produktivitas yang optimal serta dapat membangun budaya K3 di setiap insan DAMRI," pungkasnya. (ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler