Darah Rendah Kambuh, Diego Maradona Dipapah Lalu Dirawat

Rabu, 27 Juni 2018 – 12:51 WIB
Diego Armando Maradona. Foto: Reuters

jpnn.com, SAINT PETERSBURG - Diego Maradona harus mendapatkan perawatan saat mendukung Argentina meladeni Nigeria di Saint Petersburg, Rabu (27/6) dini hari WIB.

RT melansir, darah rendah sang legenda mendadak kambuh, mungkin gara-gara terlalu bersemangat mendukung aksi Lionel Messi dkk di lapangan.

BACA JUGA: Setelah 40 Tahun, Peru Ukir Kemenangan di Piala Dunia

BACA JUGA: Sempurna di Grup Neraka Piala Dunia 2018, Kroasia Ukir Rekor

Pria 57 tahun itu harus dibantu berdiri dari tempat duduk di tribune, lalu dipapah dan dirawat dokter di stadion. "Saya ingin mengatakan kepada semua orang bahwa saya baik-baik saja. Dalam jeda pertandingan melawan Nigeria, leher saya sangat sakit dan saya menderita," tulis Maradona dalam caption foto di akun resmi Instagram-nya.

BACA JUGA: Diego Maradona Tertidur saat Argentina Unggul dari Nigeria

"Saya diperiksa oleh dokter dan dia merekomendasikan saya untuk pulang sebelum babak kedua, tetapi saya ingin tetap di sini karena kami mempertaruhkan semuanya. Bagaimana saya bisa pergi? Saya mengirim ciuman ke semua orang, terima kasih atas dukungannya!" imbuhnya. 

Ikon si kulit bundar yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1986 itu memang akhirnya terlihat bertahan menyaksikan laga sengit yang berakhir untuk kemenangan 2-1 untuk Argentina. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Argentina Ketemu Prancis di 16 Besar, Kroasia Ladeni Denmark


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler