Data dari Prof Wiku soal DKI dan Semarang Punya Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak

Senin, 31 Agustus 2020 – 20:06 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. Foto: ANTARA/HO-Satgas COVID-19/BNPB

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah merilis data tentang DKI menjadi provinsi dengan kasus aktif COVID-19 tertinggi di Indonesia.

Hingga 30 Agustus 2020, terdapat 7.720 kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta.

BACA JUGA: Percaya Data COVID-19 dari Pemerintah? Nih Simak Analisis Akademisi Juru Wabah

"Jadi bisa dilihat lima provinsi dengan kasus aktif tertinggi, yaitu DKI Jakarta pada saat ini adalah 7.720," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito melalui akun BNPB Indonesia di YouTube, Senin (31/8).

Setelah DKI Jakarta ada Provinsi Jawa Timur dengan 5.115. Selanjutnya secara terturut-turut ialah Jawa Barat (4.560 kasus aktif), Jawa Tengah (3.922 kasus aktif), dan Sumatra Utara 2.552 (kasus aktif).

BACA JUGA: Wiku Soroti Tingginya Angka Keterpakaian Tempat Tidur di RS DKI Jakarta

Wiku juga memerinci kabupaten atau kota yang memiliki kasus aktif di atas 1000. Menyitat data per 29 Agustus 2020, Wiku menyebut Semarang menjadi kota dengan kasus aktif COVID-19 tertinggi, yakni 2.317.

Adapun di bawah Semarang adalah Jakarta Pusat dengan 1.916 kasus, Kota Medan (1.432), Kota Surabaya (1.355), Jakarta Selatan (1.338), Jakarta Timur (1.327), Jakarta Utara (1.276), Kota Makassar (1.209), dan Jakarta Barat (1.135).

BACA JUGA: Info dari Pak Wiku soal Kesembuhan Pasien Corona: Indonesia di Atas Rerata Dunia

Oleh karena itu Wiku mengharapkan seluruh elemen di daerah dengan kasus aktif COVID-19 lebih dari 1.000 bisa berupaya menguranginya. Misalnya, melakukan upaya mengantisipasi penularan Covid-19.

"Kasus aktif tinggi di atas seribu ini perlu menjadi perhatian untuk para pimpinan daerah dan petugas kesehatan, serta seluruh masyarakat agar dapat mengantisipasi. Kemudian mendorong kasus aktif tadi bisa sembuh, sehingga keadaan bisa membaik," pungkas dia.(ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler