Demi Argentina, Gonzalo Higuain Rela Mematahkan Punggungnya

Kamis, 31 Mei 2018 – 08:39 WIB
Gonzalo Higuain (tengah). Foto: AFP

jpnn.com, BUENOS AIRES - Penampilan Gonzalo Higuain, Javier Mascherano, dan Manuel Lanzini saat laga Argentina vs Haiti di La Bombonera, Rabu (30/5) kemarin, tidak sebagus Lionel Messi atau Giovani Lo Celso.

Namun, mereka beruntung tak di-boo La Bombonera yang dikenal tak ramah pada Gallinas – sebutan pendukung Boca Juniors ke pemain-pemain River Plate. Artinya pengecut.

BACA JUGA: 2 Calon Pelayan Lionel Messi pada Piala Dunia 2018

Sebaliknya, aplaus yang mereka dapat. Terlebih ke Higuain dan Mascherano. ''Ole, Ole, Pipa,'' begitu chant yang disuarakan fan di La Bombonera saat Higuain diganti Sergio Aguero, pada menit ke-59. Publik tak menghiraukan mesti El Pipita gagal memanfaatkan tiga peluang gol ke gawang Haiti.

Tak seperti saat dia dihujani kritikan fans Argentina setelah final Piala Dunia 2014, Copa America 2015 dan 2016. ''Pengakuan, itu kebahagiaan terbesar saya. Setelah saya berada dalam skuat ini bertahun-tahun saya pikir orang sudah mengerti pengorbanan saya, bahkan saya tidak ragu mematahkan punggung saya untuk negara ini,'' ucap striker dengan 71 caps Argentina itu.

BACA JUGA: Piala Dunia 2018: Pemain Jerman Dilarang Begituan

Bagi Higuain, ini kali pertama dia merasakan turun di La Bombonera sejak Torneo Final 2005-2006. Begitu pula saat membela Le Albiceleste. ''Menarik ketika orang mengenali hal-hal itu (performa di timnas), terima kasih bagi yang datang di sini dan menghargai saya,'' lanjutnya.

Higuain hanya dua musim (2005-2007) jadi musuh di La Bombonera sebelum hijrah terbang ke Real Madrid, sejak musim panas 2007. ''Saya tak pernah ragu dukungan Anda. Ini yang membyat saya merasa lebih kuat, dan di Piala Dunia saya harus mencari cara lain untuk membanggakan mereka,'' beber striker Juventus itu kepada Ole.

BACA JUGA: 15 Calon Top Scorer Piala Dunia 2018 Versi Rumah Judi

Mascherano juga mendapat sambutan serupa sebelum laga. “Ole, Ole, Ole, Ole, Masche, Masche,'' chant fans untuk Masche.

Aplaus itu dia dapat setelah Masche resmi jadi pemain dengan caps terbanyak di timnas Argentina. Gelandang 33 tahun itu menggeser Javier Zanetti, Masche sejak 2003 telah mencatat 143 caps.

Di Piala Dunia 2018, Higuain dkk bergabung di pul neraka, Grup D bersama Nigeria, Islandia dan Kroasia. Islandia menjadi lawan pertama Argentina pada 16 Juni nanti. (ren)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar Hadiah Juara Piala Dunia Sejak 1998


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler