Demi PADI, Mbak Titiek Bandingkan Era Soeharto dengan Jokowi

Sabtu, 29 September 2018 – 11:16 WIB
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi membandingkan kondisi Indonesia di era Presiden Soeharto dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Politikus yang lebih dikenal dengan panggilan Titiek Soeharto itu menyebut kondisi rakyat di bawah pemerintahan Presiden Jokowi lebih susah lantaran tingginya harga kebutuhan pokok.

"Kami melihat rakyat ini semakin susah, bahan-bahan pangan begitu mahal, harga-harga naik, terutama ibu-ibu yang merasakan kenaikan harga kebutuhan pokok," kata Titiek dalam acara konsolidasi Relawan Nasional Prabowo-Sandi (PADI) di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Jalan Cut Meutia, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).

BACA JUGA: Terus Nyinyir ke Jokowi, Fadli Zon Sepertinya Pendengki

Salah satu putri mendiang Soeharto itu lantas menyinggung soal impor beras saat ini. Padahal saat Pak Harto memimpin, kata Titiek, Indonesia bisa swasembada beras.

"Bahkan saat itu, kita dapat penghargaan dari FAO karena keberhasilan ini. Saya masih ingat, waktu itu petani-petani kita membantu petani di Afrika seratus ribu ton beras," ujar dia.

BACA JUGA: Prabowo Mendarat, Ibu Berkerudung Hijau pun Mendekat

Titiek menyebut, Indonesia bisa kembali menjadi negara swasembada beras jika Prabowo - Sandi memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Insyaallah nanti PADI bisa mewujudkan swasembada beras yang sudah pernah dicapai almarhum Pak Harto dulu," paparnya.

Mantan istri Prabowo itu juga menyampaikan keprihatinannya tentang maraknya penyalahgunaan narkba. Menurutnya, narkoba membanjiri Indonesia.

BACA JUGA: Ada Sesuatu yang Pengin Diminta Prabowo ke Mbah Moen

“Berton-ton narkoba masuk ke Indonesia. Bisa dibayangkan berapa ribu, berapa juta anak bangsa yang akan binasa karena itu," tandas dia.(tan/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Minta Pemilik Media Perhatikan Kesejahteraan Wartawan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler