Demokrat Tegaskan AHY Capres Bukan Harga Mati untuk Jalin Koalisi

Kamis, 07 Juli 2022 – 21:30 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengucapkan selamat hari Raya Idulftri. Ilustrasi. Foto: Dok. JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan pihaknya tidak mensyaratkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam membangun koalisi. 

Demokrat sendiri dituding hanya mau berkoalisi jika AHY menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres). 

BACA JUGA: Sebelum Bertemu Prabowo, AHY Mengucap Kalimat Ini Sambil Tersenyum

"Demokrat menegaskan pernyataan itu sama sekali tidak benar," kata Herzaky dalam keterangannya, Kamis (7/7).

Dia menegaskan AHY tidak pernah menawarkan dirinya menjadi calon saat bertemu pimpinan partai lain. 

BACA JUGA: AHY dan Ganjar Salat Jumat Bareng, Hasto: Itu Kebetulan

Herzaky mengeklaim putra Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengedepankan pembahasan visi, misi, dan platform koalisi. 

Dia menyebutkan AHY fokus membangun ikatan dan pandangan dengan partai lain. Supaya, koalisi yang dibangun bisa memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat. 

BACA JUGA: Seusai Bertemu AHY, Prabowo Ditanya Soal Koalisi, Begini Jawabannya

"Membahas isu-isu kebangsaan dan kerakyatan terkini, dan apa solusi yang bisa ditawarkan oleh partai politik dengan melakukan sinergi dan kolaborasi," lanjutnya.

Alumnus Universitas Indonesia (UI) itu menyebutkan partai berlambang bintang Mercy itu sangat menghargai kemandirian dan mekanisme internal tiap parpol menentukan capres dan cawapres yang bakal diusung.

"Tentu aspirasi dari tiap partai ini bakal dibahas di dalam koalisi ketika sudah terbentuk nantinya untuk didapatkan kesepakatan capres dan cawapres yang bakal diusung," ujar dia.

Dia juga menyebutkan pihaknya belum ada bahas-bahas mengenai capres dan cawapres dengan partai mana pun. 

"Sama-sama menyepakati, pembahasan mengenai capres dan cawapres dilakukan setelah koalisi terbentuk," jelasnya.

Herzaky menyebutkan pihaknya akan mendalami dan pelajari betul nantinya ketika pilihan capres dan cawapres ini sudah waktunya dibahas di koalisi.

"Koalisi dulu, baru bahas kriteria, dan setelahnya nama-nama bakal capres dan cawapres yang memenuhi kriteria," pungkasnya.(mcr8/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler