Demokrat Tuding Jokowi Hina Dokter

Terkait Lelang Jabatan Kepala Puskesmas

Selasa, 11 Juni 2013 – 19:08 WIB
JAKARTA - Rencana Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menerapkan lelang jabatan untuk posisi kepala puskesmas mendapat kritik.  Metode seleksi terbuka itu dinilai sebagai penghinaan terhadap profesi dokter yang memiliki keahlian khusus.

"Apa itu lelang, lelang, saya tidak setuju. Kan dokter itu sekolah khusus masa disamain sama pamong praja," ujar anggota Komisi C DPRD DKI Alaydrus di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).

Politisi Demokrat itu menilai penerapan lelang jabatan ini sebagai akal-akalan Jokowi belaka. Ia menduga ada motif politik di balik wacana lelang jabatan kepala puskesmas. "Lebih baik dipilih langsung (ditunjuk, red)," tegasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) I Made Karmayoga menjelaskan bahwa lelang jabatan kepala puskesmas masih sebatas ide atau gagasan. Menurutnya, tim khusus untuk panitia lelang tersebut juga belum dibentuk.

"Ini baru gagasan saja, belum dibentuk tim khusus," ucap Made.

Saat ini jumlah puskesmas di Jakarta ada 359. Terdiri dari 44 puskesmas tingkat kecamatan, 296 puskesmas tingkat kelurahan, dan 19 puskesmas rawat inap.

Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan, kepala puskesmas di tingkat kelurahan dan kepala puskesmas rawat inap harus lulusan S1 Kesehatan dan harus mengikuti diklat penunjang pelayanan medis. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Copot Kepala Dinas Tenaga Kerja

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler