Demonstran Tolak RUU Cipta Kerja Rusak Musala Kementerian ESDM

Jumat, 09 Oktober 2020 – 16:00 WIB
Musala Kementerian ESDM yang berantakan akibat ulah demonstran tolak RUU Cipta Kerja. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Gedung Kementerian ESDM menjadi salah satu sasaran kebrutalan massa pendemo tolak RUU Cipta Kerja, Kamis (9/10). Bukan cuma bangunan kantor, musala pun dirusak oleh mereka.

"Iya ada yang kena bagian depan dan bagian belakang gedung, kaca juga rusak, termasuk masjid dan mushala juga rusak," Kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi kepada wartawan, Jumat, (9/10).

BACA JUGA: Ambulans Bergambar Habib Rizieq Dicurigai Polisi Saat Demo Rusuh, FPI: Kurang Kerjaan!

Masa pendemo yang sempat masuk ke dalam gedung kantor juga menyebabkan ruang Sarulla berantakan.

Tidak hanya itu setelah diinventarisir, kendaraan yang terparkir di gedung Kementerian ESDM juga menjadi sasaran amuk massa.

BACA JUGA: Apakah Hari Ini Tak Ada Demo Lagi di Jakarta? MRT dan Transjakarta Siap Beroperasi

Total terdapat 8 kendaraan yang terdiri dari kendaraan dinas dan kendaraan pribadi yang rusak.

"Ada dinas, ada juga beberapa kendaraan pribadi," kata dia.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Seribu Kelompok Anarko Demo di Jakarta, Jokowi di Pulang Pisau, Puan Angkat Bicara

Saat ini menurut Agung pihak kepolisian telah berjaga di sekitar gedung Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Agung berharap bentrokan atau kerusuhan tidak kembali terjadi. Karena menurutnya apabila unjukrasa berujung ricuh maka fasilitas publik yang menjadi sasaran.

"Kami berharap ini tidak terulang lagi, karena sayangkan fasilitas publik, fasilitas negara pada rusak," pungkasnya.

Rusaknya gedung Kementerian ESDM juga diinformasikan Menteri BUMN Erick Tohir. Sejumlah bagian gedung kementerian rusak akibat bentrokan yang terjadi hingga Kamis malam.

"Kena dirusak di Kementerian ESDM," kata Erick Tohir kepada wartawan, Jumat, (9/10). (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler