Demontrasi Prajurit TNI Meriahkan Eksebisi Yongmoodo

Minggu, 25 September 2016 – 02:00 WIB
Prajurit Kostrad saat demonstrasi pada pembukaan Eksibisi Yongmoodo Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX tahun 2016 di Lapangan Tenis Indoor Mohammad Toha Disjasad, Cimahi Bandung, Jawa Barat. FOTO: Dok.Puspen TNI

jpnn.com - BANDUNG - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia menyaksikan demonstrasi prajurit TNI bersama pelajar SMA. Demonstrasi tersebut berlangsung saat pembukaan Eksibisi Yongmoodo Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX tahun 2016 di Lapangan Tenis Indoor Mohammad Toha Disjasad, Cimahi Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Pembukaan Eksibisi Yongmoodo pada pelaksanaan PON ke-XIX tahun 2016 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat terlihat sangat meriah. Hal tersebut ditandai dengan adanya demonstrasi beladiri Yongmoodo oleh prajurit Kostrad dan siswa-siswi dari SMA Efarina Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

BACA JUGA: Yogyakarta Istimewa di Renang Indah

Panglima TNI yang didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono dibuat kagum oleh penampilan prajurit Kostrad dan siswa siswi SMA Efarina Simalungun Sumatera Utara.

Seni beladiri yang mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat tersebut sangat digemari para generasi muda terutamanya pelajar SMA.

BACA JUGA: Liverpool Hadirkan Bencana di HUT ke-54 Mike Phelan

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Gatot mengatakan bahwa, sejak didirikannya Federasi Yongmoodo Indonesia, seni beladiri asal Korea Selatan sudah memiliki kepengurusan di 34 Kontingen Provinsi.

“Olahraga beladiri Yongmoodo sudah sangat memasyarakat, hal ini dapat dilihat dengan demonstrasi dari pelajar SMA Efarina Simalungun pada pembukaan Eksebisi Yongmoodo,” ujarnya.

BACA JUGA: Pogba Akhiri Kutukan, Mou Terhindar Hasil Buruk, MU Pecah Rekor

Yongmoodo atau yang lebih dikenal dengan seni pertarungan jarak dekat ini, tak jarang membuat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kasad Jenderal TNI Mulyono serta para pejabat TNI yang hadir berdecak kagum dan bertepuk tangan melihat kehebatan peserta Eksebisi Yongmoodo PON ke-XIX tahun 2016.

Lebih lanjut Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia yang merangkap sebagai Panglima TNI mengatakan bahwa, Eksibisi Yongmoodo PON XIX tahun 2016 diikuti oleh 34 provinsi dengan total peserta 277 orang terdiri dari 221 putra dan 56 putri.  

“Pada Eksibisi ini total 48 medali (12 emas, 12 perak dan 24 perunggu) yang akan diperebutkan oleh para atlet putra dan putri dari 12 kelas yang dipertandingkan,” tuturnya.

Saat ini cabang beladiri Yongmoodo, menurut Jenderal Gatot telah masuk menjadi salah satu cabang olahraga yang berada di bawah KONI. Beladiri ini merangkum beberapa jenis beladiri lainnya seperti Taekwondo, Karate dan Jujitsu, sehingga sejak itu Yongmoodo jadi seni beladiri wajib Angkatan Darat.

“Beladiri Yongmoodo pertama kali diperkenalkan jelang HUT TNI tahun  2008 karena berawal dari kebutuhan TNI Angkatan Darat memeriahkan HUT TNI pada 2008 yang digelar di Surabaya,” tandasnya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Luar Biasa! Bayi Alien Catat Pole Keempat Beruntun di MotoGP Aragon


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler