Dengar Keluhan Ibu-ibu PKK Desa Pela, Sandiaga Uno Beri Hadiah

Selasa, 26 Juli 2022 – 03:04 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. Foto dok humas Kemenparekraf

jpnn.com, KALTIM - Menparekraf Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Pela, Kota Bangun, Kalimantan Timur.

Di sana, Sandiaga bertemu dengan Hasanah (58), seorang Ibu salah satu anggota organisasi Kemasyarakatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Harapan Kita.

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Minta Bupati Kaltim Jadikan TIFAF Agenda Rutin Tahunan

Hasanah merupakan penggerak Ibu-ibu di Desa Pela dalam meningkatkan perekonomian bagi keluarganya. Kelompok PKK tersebut membuat produk kuliner yang menjadi ciri khas.

"Ibu-Ibu ini tergabung dalam PKK bernama Harapan Kita sejak 2013 yang berawal dari Ibu Hasanah serta semangat warga Desa Pela pada saat itu belum memiliki kegiatan," kata Sandiaga di Desa Pela, Kota Bangun, Senin (25/7).

BACA JUGA: Sesuai Arahan Presiden Jokowi, BNSP Sertifikasi Tenaga Kerja Pariwisata di Labuan Bajo

Hasanah bersama komunitasnya memproduksi makanan kuliner bernama Rabuk Iwak khas Kaltim. Pembuatan makanan tersebut berasal dari ikan lais dan ikan gabus.

Namun disamping itu, Hasanah memiliki kendala dalam penjualan Rabuk Iwak ini, lantaran alat peniris minyaknya rusak.

BACA JUGA: Beda Dengan Presiden Sri Langka, Jokowi Dinilai Berhasil Menghadapi Berbagai Tantangan Dunia

Sandiaga lantas memberikan bantuan mesin spinner (pengering minyak) untuk membuat Rabuk Iwak, agar usahanya bisa berkembang ke daerah-daerah lainnya.

Dia juga mengapresiasi masyarakat Desa Pela yang menginginkan kemajuan desanya. Menurutnya ini selaras dengan program Kemenparekraf.

Sementara itu, Hasanah mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga atas bantuan yang diberikan.

"Kami mengucapkan terima kasih, Pak Sandiaga bisa melihat sendiri permasalahan-permasalahan yang terjadi, sehingga Pak Sandi dapat memberikan solusi bantuan mesin spinner," ujar Hasanah.

Dalam kegiatan ini Sandiaga juga menyerahkan bantuan peralatan kebersihan yang akan digunakan untuk pengembangan desa wisata.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler