Densus Gagalkan Rencana Pengeboman Istana, DPR Puji Kinerja Polri

Minggu, 11 Desember 2016 – 22:31 WIB
Sufmi Dasco Ahmad. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi kinerja Polri yang berhasil mencegah terduga pelaku terorisme yang hendak melancarkan aksi mereka di Istana Negara. Sebelumnya Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menangkap tiga terduga teroris di Bintara, Bekasi pada Sabtu (10/12) berinisial NS, AS dan seorang wanita bernama Dian alias DYN.

Polisi bahkan menangkap seorang pria berinisial S alias Abu Izzah di Karanganyar, Jawa Tengah yang diduga sebagai perakit bom untuk jaringan teroris yang ditangkap di Bintara  itu. Menurut Dasco, hal itu menjadi bukti bahwa bahaya terorisme terus mengintai.

BACA JUGA: Ingat, Sebelum Boedi Oetomo Lahir sudah Ada Jamiatul Khoir

"Kita mengapresiasi kinerja polisi yang bisa menangkap terduga pelaku, mengunkap jaringan dan barang bukti yang katanya berdaya ledak tinggi dengan radius efek sekitar 300 meter," kata Dasco melalui pesan singkat, Minggu.

Kalau melihat terduga teroris ini, katanya, mereka adalah jaringan lama yang terus menghidupkan sel-selnya tanpa henti. Bahkan sekarang tanpa memilih lelaki atau perempuan untuk martir. Tidak menutup kemingkinan bila tidak dihentikan maka anak di bawah umur dapat dijadikan pengantin.

BACA JUGA: Antisipasi Kemacetan, GTO Layani Pembayaran Manual

Karena itu, dia berharap tindakan preventif dengan mengandalkan ketajaman intelijen, polisi dapat mencegah berkembangnya sel-sel teroris.

"Tentu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan untuk perduli pada komunitas lingkungan bila ada orang baru yang mencurigakan. Semoga semua pihak dapat bekerja sama untuk menuntaskan jaringan teroris di wilayah NKRI," ujar politikus Gerindra ini.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Pasang Mata, Pilkada Harus Bersih dari Korupsi!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cewek Calon Pengantin di Istana Pernah Jadi TKI, Nih Data dari Nusron


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler