Deretan Fakta Tukang Bakso Layani Pasien Isoman di Hotel, Nomor 2 Bikin Geleng-geleng Kepala

Jumat, 30 Juli 2021 – 11:04 WIB
Misun, tukang bakso yang viral karena melayani pasien corona saat dites PCR di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (28/7). Foto: Dokumentasi Satpol PP Jakarta Barat

jpnn.com, JAKARTA - Kasus tukang bakso bernama Misun yang viral karena melayani pasien corona di sebuah hotel di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menjadi perhatian publik.

Pasalnya, kejadian tersebut berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Tukang Bakso Layani Pasien Corona Dites PCR, Apa Hasilnya? Hmmm

Peristiwa itu viral berawal dari sebuah foto Misun yang tengah melayani pasien yang sedang isolasi mandiri di hotel tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/7).

Petugas Satpol PP Jakarta Barat pun langsung bergerak mencari keberadaan Misun.

BACA JUGA: Tokoh Papua: Jangan Mau Diprovokasi karena Peristiwa Ini

Akhirnya, pada Selasa (27/7) malam, Misun bisa ditemukan petugas di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Misun langsung diarahkan petugas untuk melakukan swab tes PCR di Puskesmas Cengkareng.

BACA JUGA: Prajurit TNI Temukan Karung, Setelah Dibongkar, Ini Isinya

1. Hasil Swab Tes PCR

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan bahwa Misun menjalani swab tes PCR pada Rabu (28/7).

"Hasil swab PCR Pak Misun pedagang bakso negatif," kata Tamo kepada JPNN.com, Kamis (29/7).

2. Pengakuan Misun

Kepada petugas Satpol PP, Misun mengaku tak menyangka kalau pelanggan yang dilayani di hotel tersebut adalah pasien corona.

"Kata dia (Misun) enggak tahu sama sekali (kalau pelanggan bakso itu pasien Covid-19)," ujar Tamo.

3. Siapa yang Salah?

Tamo menambahkan bahwa pihak manajemen hotel harus bertanggung jawab apabila terjadi penyebaran Covid-19 dari kasus tersebut.

"(Yang bertanggung jawab apabila terjadi penyebaran Covid-19) Dari manajemen hotel dan Satgas Covid-19 di hotel tersebut. Sudah ada ketentuannya," ujar Tamo.

Syukur, Misun telah dinyatakan negatif Covid-19.

4. Manajemen Hotel Akui Lalai

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Dedi Sumardi mengatakan bahwa surat teguran tertulis sudah diberikan kepada manajemen hotel tersebut.

"Kejadian tersebut diakui oleh pihak penanggung jawab sebagai kelalaiam dalam hal pengawasan terhadap pasien OTG yang tengah melakukan aktivitas di lingkungan hotel," kata Dedi dalam keterangan tertulis.

Dedi meminta manajemen hotel tersebut lebih meningkatkan pengawasan terhadap pasien yang sedang isolasi mandiri. (mcr1/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler