Detak Jantung saat Melawan Marc Marquez Bisa 200 per Menit

Senin, 16 Oktober 2017 – 09:55 WIB
Andrea Dovizioso (pakai topi). Foto: Crash

jpnn.com, MOTEGI - Tak banyak pembalap MotoGP musim ini yang berani dan bahkan menang saat bertarung 'satu lawan satu' dengan Marc Marquez. Namun, Andrea Dovizioso sudah dua kali melakukannya.

Dovizioso tampil sebagai pemenang MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (15/10) siang WIB. Pembalap Italia berusia 31 tahun itu mengalahkan Marquez dalam duel di lap terakhir balapan basah Motegi.

BACA JUGA: Klasemen Sementara MotoGP Usai Balapan Basah MotoGP Jepang

"Saya fokus dari awal dan sudah siap andai itu (bertarung dengan Marquez) terjadi. Saya sudah makin mengenali Marquez, tinggal melakukan hal yang benar dalam berkendara," kata Dovizioso di laman Crash.

Musim ini sudah dua kali Dovi mengalahkan Marquez di lap terakhir demi podium pertama: MotoGP Austria dan kemarin di Jepang. Keduanya senada, di lap terakhir sempat saling salip, lalu Marquez sedikit melakukan kesalahan, Dovi melejit di trek lurus jelang garis finis.

BACA JUGA: Begini Posisi Start di MotoGP Jepang

"Marquez adalah pembalap yang sangat kuat. Semuanya tahu itu. Mungkin dia adalah pembalap yang paling sulit dikalahkan. Dia rela memberikan segalanya. Detak jantung Anda mungkin lebih dari 200 per menit saat bertarung dengan Marquez. Dia selalu punya cara untuk menyalip. Tapi saya tidak terkejut," ujar rider yang sudah berkiprah di kelas utama sejak 2008.

Dovizioso menceritakan, saat menempel Marquez di lap terakhir MotoGP Jepang, dia melihat Marquez nyaris terjatuh di turn 7. Dovi masih mencoba sabar dan tetap fokus.

BACA JUGA: Cek Klasemen Sementara MotoGP Jelang Balapan di Motegi

Kemudian Marquez melambat di turn 8. "Saya tidak berharap dia melakukan kesalahan. Tapi saya tahu dia sudah berada melebihi batas motornya. Ban kami sudah habis. Jadi saya pikir ini adalah momentum, motor saya masih punya kekuatan," ujar Dovizioso.

Dovi akhirnya finis pertama di Motegi. Dia memangkas jarak di klasemen sementara menjadi sebelas, di saat balapan musim ini tersisa tiga seri lagi.

"Saya banyak mendapat hasil bagus musim ini, mengejutkan banyak orang, tidak buat saya. Di setiap balapan Anda harus lebih mengenal karakter Anda membalap. Itu gaya saya," pungkas Dovi. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Johann Zarco Start Terdepan di MotoGP Jepang, Marquez Ketiga


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler