Di Kantor PKS, Zulkifli Hasan Bicara soal PAN-PDIP dan Isu Reshuffle

Minggu, 16 Juli 2017 – 19:26 WIB
Zulkifli Hasan. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Partai Amanat Nasional mendapat peringatan dari PDI Perjuangan. Partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu diminta hengkang dari koalisi pendukung pemerintah, lantaran dianggap tak mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Nah, permintaan itu disikapi santai oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Dia memgklaim hubungan partainya dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tak ada masalah.

BACA JUGA: Soal Aksi 19 Juli, Tjahjo: Kalau Ada Pihak yang Tidak Setuju…

"Aman-aman saja, kemarin saya telepon-an dengan Pak Hasto (Kristiyanto, Sekjen PDIP) dengan Mbak Puan (Puan Maharani), lancar-lancar saja. Baik-baik," ujar Zulkifki.

Zulkifli mengungkap hal itu saat ditemui wartawan dalam halalbihalal di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Minggu (16/7).

BACA JUGA: Teten: Itu Bukan Keputusan Politik, Hanya Level Menteri ke Bawah

Sementara soal reshuffle, Zulkifli menyatakan itu hak prerogatif presiden. Dia juga tidak mempersoalkan bila menteri dari PAN didepak dari Kabinet Kerja oleh Jokowi.

"Hak penuh presiden. Kami koalisi nggak urusan kabinet. Kabinet urusannya Pak Jokowi," pungkas politikus yang juga ketua MPR itu. (fat/jpnn)

BACA JUGA: Aksi Massa 19 Juli Tolak Perppu Ormas Diprediksi Bakal Besar

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Brigade Hizbullah: Pemerintah Sudah Kehabisan Akal


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler