Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Yudha Febrian Terancam Dijatuhi Sanksi!

Senin, 17 Mei 2021 – 19:38 WIB
Pesepak bola Indonesia Mochamad yudha Febrian (kanan) berebut bola di udara dengan pesepak bola Myanmar Moe Swe (kiri) di Stadion Thong Nhat Ho Chi Minh, Vietnam, Senin (19/8/2019). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/pras.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan eks pemain timnas U-16 dan U-19 Indonesia Mochamad Yudha Febrian akan sulit untuk kembali memperkuat skuad Garuda, andai terbukti melakukan pelecehan seksual.

"Dengan kelakuan seperti itu, agak susah (masuk timnas). Itu sudah karakter," ujar Iriawan di Jakarta.

BACA JUGA: Klasemen Liga Jerman: Kuota Kompetisi Eropa Tersisa 1, Diperebutkan 4 Tim

Mochamad Yudha Febrian pernah mengikuti program Garuda Select di Inggris.

Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita.

BACA JUGA: Klasemen Liga Prancis: Pemuncak Klasemen Terpeleset, PSG dan AS Monaco Berpeluang Juara

Kabar itu merebak melalui media sosial pada Minggu (16/5) dan sempat membuat geger warganet Tanah Air.

Mochamad Iriawan sudah meminta kepada Komite Disiplin PSSI untuk mencari tahu fakta sebenarnya.

BACA JUGA: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Berpeluang Tembus Liga Champions, Everton Bernasib Nahas

Jika memang terbukti, maka tidak tertutup kemungkinan PSSI menjatuhkan sanksi tegas.

"Saya sudah meminta Komite Disiplin untuk mendalaminya. Tentu nanti ada pengkajian dan memang (jika terbukti) mesti ada tindakan tegas," tutur Iriawan.

Ketua Umum PSSI itu pun meminta agar semua pemain sepak bola di Indonesia, khususnya yang berstatus tim nasional, selalu menjaga sikap di mana pun berada.

Hal-hal negatif di luar lapangan, menurut dia, dapat mencoreng nama sepak bola nasional.

"Semua pemain harus dapat menjaga nama baik negara. Kalau bermasalah, kariermu sebagai pemain sepak bola bisa selesai," kata Iriawan.

Terkait Yudha Febrian, pesepak bola yang sempat bermain untuk klub Barito Putera itu pernah diberi sanksi oleh pelatih timnas Shin Tae-yong pada akhir 2020.

Yudha, bersama Serdy Ephy Fano, kala itu dicoret dari skuad timnas U-19.

Karena pulang larut ke hotel, setelah menghabiskan waktu di tempat hiburan malam.

Menyikapi situasi tersebut, Barito Putera kemudian mengirimkan Yudha ke pesantren untuk mendapatkan pembinaan mental.

Mochamad Yudha Febrian sejatinya adalah pemain muda yang berprestasi.

Bergabung dengan timnas U-16 sejak 2017.

Pemain berusia 19 tahun itu membantu timnya meraih gelar kampiun pada Piala U-16 Tien Phong Plastic 2017 di Vietnam.

Itu merupakan turnamen sepak bola remaja U-16.

JENESYS Jepang, ASEAN 2018 dan Piala U-16 AFF 2018, serta menjadi yang terbaik di Grup G kualifikasi Piala U-16 Asia 2018.

Pria asal Bogor, Jawa Barat, itu juga tampil pada Piala Asia U-16 AFC tahun 2018 di Malaysia.

Pencapaian terakhirnya bersama timnas adalah membawa timnas U-19 menjadi kesebelasan terbaik di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 pada 2019.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler