Diet atau Olahraga, Mana yang Lebih Baik untuk Menurunkan Berat Badan?

Rabu, 16 Oktober 2019 – 09:04 WIB
Berolahraga. Foto: Pixabay

jpnn.com - Anda pasti sudah sering mendengar bahwa diet dan olahraga merupakan kunci dari berat badan yang sehat.

Ternyata, yang satu jauh lebih penting daripada yang lain. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, berfokus pada makanan merupakan pilihan terbaik. Ini juga salah satu hal yang dokter harapkan dari penurunan berat badan.

BACA JUGA: 3 Faktor ini Memicu Munculnya Rasa Lapar Berlebih Setelah Berolahraga

Meskipun ada pesan konstan untuk membakar lemak dan kalori di gym, orang-orang yang hanya mengubah diet mereka kehilangan lebih banyak berat daripada mereka yang hanya meningkatkan aktivitas fisik, menurut sebuah laporan dalam jurnal Systematic Reviews.

Faktanya, penelitian lain dalam jurnal PeerJ menemukan bahwa selama tiga tahun, orang yang melakukan aktivitas fisik 30 menit atau lebih dalam sehari sebenarnya memiliki tingkat kenaikan berat badan yang lebih tinggi daripada mereka yang kurang berolahraga.

BACA JUGA: 5 Kiat Diet Menurunkan Berat Badan untuk Pemula

"Pada dasarnya, lebih mudah untuk menghindari kalori daripada mencoba untuk membakarnya," kata ahli gizi ahli gizi terdaftar Marjorie Nolan Cohn, MS, RDN, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, seperti dilansir laman MSN, Selasa (15/10).

Berkomitmen untuk program latihan 30 menit? Cukup mudah. Namun, mengubah seluruh rencana makan Anda? Tentu tidak terlalu mudah.

BACA JUGA: Diet Ini Bisa Menangkal Beberapa Efek Penuaan yang Berbahaya

Lebih mudah untuk memulai jika Anda mencoba perubahan pola makan kecil yang bisa membantu menurunkan berat badan.

"Jika Anda tidak memperhatikan ukuran porsi, Anda mungkin makan lebih banyak setelah memulai rutinitas latihan baru," jelas Nolan Cohn.

Namun, jangan batalkan keanggotaan gym Anda. Sebuah tinjauan studi yang sistematis menemukan bahwa diet yang dipasangkan dengan olahraga diketahui bisa memberikan hasil yang terbaik untuk menurunkan berat badan daripada melakukan diet atau olahraga saja.

Penelitian menunjukkan fokus pada keduanya mengarah pada hasil jangka panjang yang lebih baik dan penelitian lain menemukan bahwa hampir 40 persen orang yang berhasil menurunkan berat badan setelah empat tahun masih melakukan 150 menit olahraga per minggu.

"Selain itu, olahraga tidak hanya membakar kalori dan membentuk otot, namun olahraga juga bisa meningkatkan endorfin," pungkas Nolan Cohn.

Ini meningkatkan perasaan positif atau pencapaian. Ketika Anda menggabungkan kekuatan diet dan olahraga, maka hal itu akan memperkuat penurunan berat badan dan mempertahankannya.

Pemeliharaan berat badan hanyalah awal dari alasan untuk berolahraga.

Penelitian telah mengaitkan aktivitas fisik dengan semua jenis manfaat kesehatan lainnya, mulai dari kesehatan jantung dan fungsi sistem kekebalan tubuh hingga kesehatan mental dan peningkatan tidur.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler