Diprediksi Tak Lolos ke Senayan, Begini Reaksi PAN

Jumat, 20 Juli 2018 – 20:10 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Survei terbaru Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak lolos parliamentary threshold di Pemilu 2019.

Dalam survei tersebut, elektabilitas partai pimpinan Zulkifli Hasan hanya berada di angka 2,3 persen. Sedangkan PKS 3,7 persen. Keduanya berada di bawah ambang batas yang ditetapkan, yakni 4 persen.

BACA JUGA: Survei: DPR 2019-2024 Milik Pendukung Jokowi

Nah, hasil survei LIPI disikapi santai oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Daulay. Dia mengatakan sejak dulu hasil survei selalu begitu.

Bahkan dua pemilu yang lalu pun hasil surveinya tidak jauh beda dengan yang sekarang. Faktanya, hasil pileg sesungguhnya jauh beda.

BACA JUGA: PAN Targetkan Perolehan Kursi Naik Enam Kali Lipat

"Bahkan hasilnya jauh lebih tinggi dari margin error yang mereka tetapkan. Semestinya, fenomena itulah yang ditanyakan kepada lembaga survei. Pada pemilu lalu, hasil survei (PAN) katanya dua persen. Faktanya hasil sesungguhnya mencapai 7,59 persen," kata Saleh di Jakarta, Jumat (20/7).

Politikus Senayan ini memandang bahwa survei itu hanya mengukur popularitas partai. Mereka tidak mengukur popularitas kader dan caleg yang akan bertarung di partai tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Jejak Suami, Adelia Wilhelmina Daftar Caleg

Sementara, dengan sistem pemilu sekarang ini, antara popularitas partai dan popularitas individual terkadang tidak linear

“Bisa jadi partainya biasa saja, tetapi kader dan calegnya populer. Begitu juga sebaliknya. Sementara, survei hanya bekerja mengukur popularitas partai. Sebetulnya, ini belum sepenuhnya bisa dijadikan sebagai referensi," jelasnya.

Karena itu Saleh menyatakan bahwa PAN sangat optimistis lolos ke parlemen. Walau survei selalu menempatkan partainya di bawah ambang batas.

Dia juga memberi gambaran bahwa pada pilkada yang lalu, calon-calon yang diusung oleh PAN menang lebih dari 58,8 persen.

"Capaian ini termasuk capaian tertinggi di antara partai-partai yang ada, termasuk partai besar lainnya. Mesin partai terbukti sudah bekerja. Tinggal bagaimana memaksimalkannya untuk pemenangan pileg dan pilpres yang akan datang," pungkas pimpinan komisi IX DPR ini. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diusung PDIP, Kapitra Ampera: Apa Saya Cebong?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler