Dirjen Hubla Tinjau Kesiapan Transportasi Laut Jelang Arus Mudik di Pelabuhan Kalianget

Senin, 01 April 2024 – 03:11 WIB
Pelabuhan Penyeberangan Kalianget. Foto dok Kemenhub

jpnn.com, JAWA TIMUR - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana transportasi di Pelabuhan Kalianget Jawa Timur, jelang arus mudik lebaran 2024, pada Minggu (31/3).

Pelabuhan Kalianget menjadi salah satu pelabuhan di Jawa Timur yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang kapal laut di masa mudik lebaran.

BACA JUGA: Merajut Kebersamaan Melalui Mudik Sehat

Sebagaimana yang diprediksi juga terjadi di sejumlah pelabuhan di Indonesia seperti di Belawan, dan Batam.

Dirjen Hubla ingin memastikan infrastruktur dan pelayanan di moda angkutan laut telah siap untuk menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat dalam masa arus mudik lebaran. Khususnya, pada kesiapan armada yang tersedia, serta skenario penanganan angkutan lebaran di wilayah Jawa Timur dan Bali.

BACA JUGA: InJourney Group Lakukan Berbagai Persiapan untuk Menyambut Arus Mudik & Libur Lebaran

Dalam tinjauannya, Capt. Antoni memberikan pengarahan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut yang ada di Provinsi Jawa Timur, di antaranya yaitu: KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Kelas IV Kalianget, Kantor UPP Kelas III Sapudi, dan dihadiri oleh Bupati Sumenep beserta Forkopimda Kabupaten Sumenep, serta PT. Pelindo Cabang Sumenep.

“Potensi lonjakan pergerakan masyarakat yang akan mudik di Jawa Timur ini sangat tinggi, oleh karenanya kami terus berkoordinasi intensif dengan operator transportasi yang ada di sini, untuk memastikan persiapan dilakukan dengan baik, agar pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan dengan aman dan memberikan kesan yang baik di masyarakat,” ujar Antoni.

BACA JUGA: Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan, PT Hotel Indonesia Natour Beri Santunan Yatim Piatu

Capt Antoni juga melakukan pengecekan kesiapan KMP. Munggiyango Hulalo milik PT. ASDP dengan tujuan Pelabuhan Jangkar.

“Aspek keselamatan pelayaran harus yang paling utama. Oleh karena itu, sejumlah langkah antisipasi lainnya juga telah disiapkan dalam menghadapi lonjakan penumpang dan peningkatan pergerakan kapal laut, diantaranya dengan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check, dan mengoptimalkan pengoperasian kapal,” tuturnya.

Capt. Antoni juga telah meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, dengan melakukan re-routing kapal-kapal ke daerah yang penumpangnya padat. Sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan.

Dengan tingginya animo masyarakat untuk mudik pada tahun ini, dia kembali mengingatkan agar para Unit Pelaksana Teknis melakukan sosialisasi yang masif terkait ketersediaan tiket mudik gratis.

“Masyarakat harus paham langkah-langkahnya seperti apa sehingga dapat terhindar dari para calo yang memanfaatkan momen mudik ini,” seru Capt Antoni.(chi/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler