Dirut Transjakarta Bilang Karyawan Salah Paham

Selasa, 13 Juni 2017 – 17:03 WIB
Bus TransJakarta. Foto: dok.jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Karyawan PT Transjakarta melakukan aksi demonstrasi pada Senin (12/6) kemarin karena merasa khawatir kontraknya tidak diperpanjang.

"Misalnya, ada kekhawatiran usia 35 tahun enggak diperpanjang," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/6).

BACA JUGA: Djarot: Jika Sudah Tidak Kerasan, Rekrut Baru Lagi, Gitu Aja Kok Repot!

Namun, Budi menyatakan, ada batasan usia bagi orang yang bekerja sebagai petugas di lapangan. Tidak mungkin mereka mempekerjakan petugas di lapangan yang berusia tua.

"Kan kalau kerja di lapangan, jaga jalur, usianya sudah lanjut juga enggak sesuai lah," tutur Budi.

BACA JUGA: Demo Karyawan Transjakarta, Djarot: Boleh Perjuangkan Hak, Tapi...

Selain itu, Budi mengatakan, ada kekhawatiran dari para karyawan yang berstatus sebagai suami-istri‎. Menurut dia, ada kesalahpahaman dari karyawan mengenai hal itu.

Padahal, manajemen Transjakarta tidak mempermasalahkan bila ada karyawan yang berstatus sebagai suami-istri.

BACA JUGA: Beginilah Tanggapan Djarot Soal Demo Karyawan TransJakarta

"Manajemen sudah keluarkan surat dari Januari 2016 bahwa untuk yang sudah tercatat sebagai karyawan, mereka boleh bekerja selama suami-istri. Jadi, ini salah paham, sudah kami luruskan semua," ucap Budi. ‎(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Kendala Angkat Pegawai Transjakarta jadi Karyawan Tetap


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler