Diusung Jadi Cawapres, Begini Reaksi Wiranto

Kamis, 22 Februari 2018 – 13:55 WIB
Tampak Wiranto (kiri) selaku Ketua Dewan Pembina Partai Hanura duduk berdampingan dengan Ketum hanura Oesman Sapta Odang di kediaman OSO, Jakarta Selatan, Kamis (22/2). Foto: M Khudharmadi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi mengusung Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukkam) Wiranto sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019.

Wiranto yang menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Hanura itu pun semringah. Bagi Wiranto, ini merupakan amanat yang dipercayakan kader partai kepadanya.

BACA JUGA: Mengejutkan! OSO Umumkan Wiranto jadi Cawapres

“Saya mengucapkan terima masih mendapat amanat untuk menjadi calon wakil presiden,” ujar Wiranto saat syukuran lolosnya Partai Hanura sebagai peserta Pemilu 2019 dan mendapat nomor 13 di kediaman Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang di Jakarta Selatan, Kamis (22/2).

Namun demikian, Wiranto meminta waktu karena masih harus menjalankan tugas negara sebagai Menkopolhukkam.

BACA JUGA: Rombak Fraksi dan AKD, Oso Masih Akomodir Kubu Daryatmo

“Berikan kesempatan kepada saya untuk membantu Presiden Jokowi sampai menyelesaikan masa tugasnya,” papar mantan panglima TNI itu.

Wiranto mengatakan sekarang ini mendapat tugas membantu presiden. Wiranto dan Oso menegaskan sama-sama punya komitmen untuk menyelesaikan tugas.

BACA JUGA: Pak Jokowi dan Bu Mega Belum Bicara soal Cawapres

“Jadi sekarang ini biarlah saya konsentrasi sepenuhnya kepada tugas saya sebagai Menkopolhukam," ungkapnya.

Dia mengatakan soal pengusungan oleh Oso dan Hanura itu merupakan kehendak politik. Jadi, kata Wiranto, biarkan saja itu sebagai hak politik para kader Hanura.

Wiranto pun menegaskan tidak akan melakukan sesuatu yang mencederai tugas pokoknya sebagai pembantu presiden.

"Tetapi saya sendiri selaku abdi negara yang sudah punya komitmen kepada presiden dan wakil presiden untuk membantu beliau sampai tuntas tugas-tugasnya selesai akan saya laksanakan dengan baik," paparnya.

Apalagi, kata dia, sekarang ini masa jabatan tinggal dua tahun lagi sehingga butuh konsentrasi untuk membantu menyelesaikan tugas presiden dan wakil presiden memimpin dan membangun negeri selama lima tahun.

"Saya ini kan dulu pernah calon presiden, calon wakil presiden, ya sekarang saya konsentrasi tugas saya sebagai menkopolhukkam," jelasnya.

Sebelumnya, Oso mendeklarasikan Wiranto sebagai cawapres di Pilpres 2019. Pernyataan mengejutkan Ketum Hanura itu disampaikan di tengah syukuran lolosnya Hanura sebagai peserta pemilu 2019 dengan nomor 13, Kamis (22/2).

"Dari komitmen saya, sejarah partai ini, sudah pantas saya mengatakan Pak Wiranto adalah calon saya menjadi wakil presiden," kata Oso.

Suasana yang tadinya tenang mendadak ramai. Kader berteriak. Oso meminta kadernya pun berdiri.

"Kenapa orang lain boleh, kenapa partai lain boleh, kita (Hanura) tidak? Kita (Hanura) juga partai. Berdiri, nyatakan Pak Wiranto sebagai wapres," kata Oso kepada kader-kadernya.
Kader pun berdiri. Suasana bertambah heboh. Wiranto yang duduk di kursi depan bersama Sekjen Herry Lountung Siregar dan lainnya juga berdiri. "Siapa wapres?" kata Oso. "Wiranto," jawab kader.

Untuk diketahui, dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) kesatu di The Stones Hotel, Kuta Bali, Jumat 4 Agustus 2017, Partai Hanura resmi mengusung kembali Jokowi sebagai capres periode kedua, tahun 2019-2024.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelar Rapimnas, Demokrat Belum Putuskan Capres


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler