Diwarnai Kartu Merah, Real Madrid Takluk di Tangan Rangers

Senin, 26 Juli 2021 – 07:19 WIB
Penyerang Real Madrid Rodygo Goes mencetak gol. Foto: realmadridcom

jpnn.com, GLASGOW - Real Madrid menelan pil pahit dalam laga pramusim. Menghadapi jawara Skotlandia Rangers di Ibrox, Glasgow, Senin (26/7) dini hari WIB, Real keok 1-2.

Rodrygo Goes lebih dulu membawa Real Madrid memimpin delapan menit pertandingan berjalan dan Rangers harus menunggu hingga babak kedua untuk membalas melalui Fashion Sakala.

BACA JUGA: Karim Benzema Belum Bisa Bergabung ke Real Madrid

Setelah Los Blancos dipaksa menuntaskan laga dengan sepuluh pemain lantaran Nacho Fernandez menerima kartu kuning kedua alias kartu merah, tuan rumah memanfaatkannya untuk mengunci kemenangan melalui gol Cedric Itten.

Dari starting eleven yang diturunkan Carlo Ancelotti untuk Real Madrid, hanya terdapat beberapa nama tim utama seperti Rodrigo, Isco, Lucas Vazquez dan Marcelo.

BACA JUGA: Resmi Diperkenalkan Real Madrid, David Alaba Kenakan Nomor Peninggalan Sergio Ramos


Starter Real Madrid saat menghadapi Rangers. Foto: realmadridcom

Martin Odegaard dan Luka Jovic yang kembali dari masa pinjaman masing-masing, mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka kepada Ancelotti.

BACA JUGA: Tim Basket Amerika Serikat Digulung Prancis

Delapan menit pertandingan berjalan, Rodrygo menerobos ke dalam kotak penalti Rangers setelah menerima umpan kiriman Odegaard sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit demi membawa Real Madrid unggul.

Upaya Rangers membalas baru membuahkan hasil sepuluh menit memasuki babak kedua ketika umpan kiriman Glen Kamara disambut dengan baik oleh Sakal demi membuat kedudukan imbang 1-1.

Tekel keras Nacho membuat Real Madrid harus kehilangan satu pemain di atas lapangan pada menit ke-75 dan dua menit berselang, situasi sepak pojok mampu dimanfaatkan Itten untuk membawa Rangers berbalik unggul 2-1.

Skor 2-1 mampu dipertahankan oleh Rangers dan tim besutan Steven Gerrard itu patut menang, mengingat statistik pertandingan laman Opta mencatat mereka tampil agresif dengan melepaskan 21 percobaan tembakan sepanjang laga yang delapan di antaranya menemui sasaran.

Sebaliknya, Real Madrid tampak ompong dan selain gol Rodrygo tak satu pun ada tembakan tepat sasaran lagi dari lima percobaan saja yang mereka lakukan selama 90 menit penuh.

Bagi Rangers, ini tak ubahnya jadi kemenangan yang menyuntik kepercayaan diri mengingat mereka menyongsong perayaan 150 tahun berdirinya tepat pada Maret tahun depan.

Kemenangan juga jelas jadi perbaikan besar dibandingkan pertemuan terakhir kedua tim berakhir dengan skor telak 7-0 untuk Real Madrid dalam dua leg fase praeliminasi Piala Champions 1963/64. (rangers/antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler