Doa untuk Bangsa, Gus Muhaimin Bersama Ribuan Warga Lampung Gelar Istigasah Bersama

Rabu, 08 Juni 2022 – 19:52 WIB
Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin bersama ribuan warga Lampung menggelar istigasah bersama kirim doa untuk bangsa, Selasa (7/6). Foto: Dokumentasi Humas DPR RI

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar kembali mengungkapkan keprihatinannya terhadap konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Indonesia sendiri sudah terimbas dengan konflik tersebut di berbagai sektor, seperti kenaikan harga minyak goreng hingga pangan.

BACA JUGA: Takziah ke Rumah Ridwan Kamil, Gus Muhaimin: Insyaallah Eril Husnulkhatimah

Hari ini kita masih terus menghadapi tantangan ekonomi yang juga masih sulit, semoga dengan istigasah semua masalah bangsa ini bisa segera teratasi, amin," kata Gus Muhaimin yang akrab disapa, Selasa (7/6).

Saat menghadiri Istigasah Kebangsaan dengan tema "Menjaga Bangsa dengan Doa dan Cinta Jiwa Raga Kami untuk Indonesia" di Ponpes Darussaadah Lampung Tengah bersama 2.500 masyarakat, Gus Muhaimin menyatakan bahwa Indonesia memerlukan perhatian segenap bangsa agar terlepas dari ragam tantangan dan masalah.

BACA JUGA: Begini Doa Perempuan NU Probolinggo Demi Gus Muhaimin Presiden 2024

"Termasuk mulai masalah yang paling mendesak gara-gara perang, pandemi sudah mulai baik dari pada perang antara Ukraina dengan Rusia," ujar pimpinan DPR bidang korkesra itu.

Menurutnya, salah satu jalan menghilangkan masalah itu adalah dengan menghentikan perang.

Tak kalah penting, katanya, adalah dengan melangitkan doa melalui istigasah.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan perang telah mengakibatkan harga energi naik secara merata di seluruh dunia.

"Sekarang minyak bahan bakar naik, negara, pemerintah dan DPR kemarin baru saja menyetujui tambahan subsidi minyak yang dipakai rakyat. Satu bulan saja puluhan triliun dibakar mobil-mobil dipakai subsidi BBM, ini akibat naiknya harga minyak energi akibat perang," ungkap Gus Muhaimin.

Hal lain yang juga memerlukan perhatian adalah ancaman krisis pangan global.

Menurutnya, saat ini beberapa negara sudah tidak melakukan ekspor produksi bahan makanan untuk memenuhi stok kebutuhan dalam negeri.

"Saya mengimbau pemerintah Indonesia juga harus memperbanyak memproduksi makanan dan mengurangi jumlah impor, tetapi memperbanyak produksi dalam negeri supaya petani makmur dan sejahtera, amin," terang harap Muhaimin.

Dia pun berharap petani-petani produksinya berlipatganda agar bukan hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga bisa diekspor.

"Semoga naiknya harga pangan bisa membuat petani kita makmur sejahtera," ujar Gus Muhaimin.

Istigasah kebangsaan ini juga dihadiri Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Wakil Gubernur Lampung Chusnuniah Chalim, Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo, serta ribuan jemaah dari Lampung Timur dan sekitarnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler