Dokter Boyke Ungkap Tipe Wanita yang Bikin Pria Cepat Meletus

Sabtu, 21 Agustus 2021 – 07:54 WIB
Seksologi dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS. Foto tangkapan layar YouTube Dokter Boyke

jpnn.com, JAKARTA - Seksolog kondang dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS mengungkapkan salah satu penyebab pria cepat mengeluarkan cairannya saat berhubungan adalah performa wanita.

Dia mengatakan bahwa wanita yang terlalu agresif dan dominan akan membuat pria cepat meletus.

BACA JUGA: Dokter Boyke Ungkap Alasan Wanita Jarang Mencapai Puncak Kenikmatan di Ranjang, Oh Ternyata

Akan tetapi, menurut Dokter Boyke, cepat tidaknya pria meletus alias mengeluarkan cairan prianya, sebenarnya tergantung pada stres dan pikiran. 

"Misalnya pria akan berhubungan dengan wanita yang performanya lebih dominan, kuat, agresif banget. Nah si pria akan minder duluan sehingga wanitanya belum apa-apa, prianya sudah meletus duluan," kata dr Boyke dalam kanal RCTI Entertainment di YouTube beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Dokter Boyke: Please, Jangan Begituan Saat Wanita Sedang Begini, Bikin Menderita

Dia menyebutkan, para suami yang takut istri biasanya sering cepat keluar. Main dua menit, langsung menyemprot. Akibatnya saat ke kantor kerjaannya (suami) kurang mood. 

Kalau dia seorang pemimpin, bawaannya marah-marah kepada anak buah. Itu karena tidak menikmati hubungannya karena ada rasa minder.

BACA JUGA: Dokter Boyke: Pria Boleh Lakukan Ini Agar Wanita Terpuaskan, Asalkan...

"Jadi hati-hati kalau ketemu bos yang suka marah-marah, suka cari-cari kesalahan anak buah itu salah satu tanda ada masalah dalam hubungan di ranjang," ujar dr Boyke.

Wanita yang suka bikin pria kesal dan marah, kata Dokter Boyke, juga salah satu pemicu pria cepat keluar. Ada kalanya, karena pria merasa jengkel kepada pasangannya, cara membalasnya dengan cepat menyudahi "permainan" di ranjang.

"Jadi cara pria membalaskan amarahnya kepada wanita, dibikin wanita tidak mencapai puncak. Pokoknya si pria merasa sudah puas, langsung saja disemprotkan kendati wanitanya belum mendapatkan apa-apa (puas)," tuturnya.

Kondisi tersebut, kata Dokter Boyke bisa diubah bila antara pria dan wanita saling berkomunikasi. Misalnya, pria menyampaikan kalau dia maunya gaya apa. Begitu juga wanita. 

Saat permainan berjalan, lanjut Dokter Boyke, wanita bisa mengarahkan kepada pasangannya titik-titik yang bikin dia melayang. Demikian juga pria, harus bisa mengendalikan pikirannya dan berusaha menahan agar tidak cepat keluar. (esy/jpnn)

 


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler