Dorong APBN 2015 Prioritaskan Upaya Wujudkan Kedaulatan Pangan

Selasa, 19 Agustus 2014 – 02:32 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI menggelar diskusi untuk membedah Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 yang diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jumat (15/8) pekan lalu. Dalam diskusi yang digelar di ruang FKB DPR, Senin (18/8), anggota DPR RI dari Fraksi PAN, H Sukiman yang hadir sebagai pembicara menilai postur RAPBN 2015 belum mencerminkan upaya yang fokus pada kesejahteraan rakyat.

Sukiman mengatakan, tanpa upaya yang difokuskan pada perbaikan tingkat kesejahteraan rakyat maka RAPBN hanya akan menjadi rutinitas belaka. “APBN ini tidak boleh hanya untuk memenuhi hajat dan kegiatan yang sifatnya rutinitas saja, namun harus bisa membuat perubahan,” paparnya.

BACA JUGA: Pertama Kali, Perempuan jadi Presdir PT TPS

Lebih lanjut Sukiman mengatakan, APBN harus benar-benar diprioritaskan untuk rakyat. Ditegaskannya, salah satu hal penting adalah pembangunan infrastruktur demi mengurangi ketimpangan antara wilayah di Jawa dengan luar Jawa.

Anggota Komisi Pertanian DPR itu juga menekankan perlunya perhatian lebih kepada para petani dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan. Salah satunya dengan memberi subsidi pupuk lebih banyak kepada para petani, sehingga produk pertanian meningkat dan Indonesia tak tergantung pada impor. “Prioritas kedaulatan pangan harus dikedepankan,” tegasnya.

BACA JUGA: Tegaskan Mundurnya Karen Tak Berbau Politik

Pembicara lainnya, Ecky Awal Muharam mengatakan hal senada. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, harus ada perbaikan besar-besaran dalam konsep pertanian selama ini.

“Pemerintah ke depan harus lebih memfokuskan dalam bidang pertanian. Perbaikan pertanian harus langsung dikontrol dari pusat,” cetusnya.(jpnn)

BACA JUGA: Uang NKRI Dicetak Sebanyak 40 Juta Lembar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Karen Masih Pimpin Pertamina Hingga Akhir September


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler