Doyan Mendirikan Patung, Dedi Dinilai Tak Layak Jadi Gubernur Jabar

Senin, 07 Agustus 2017 – 14:13 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Foto: M Adil/JPNN

jpnn.com, BANDUNG - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dinilai tak layak menjadi gubernur Jawa Barat. Pasalnya, dia tak pernah mendengarkan aspirasi umat Islam.

Demikian pendapat organisasi kemasyarakatan Gerakan Ulama (Gema) Jawa Barat. Ketidakpedulian Dedi tersebut terlihat dari kebijakannya mendirikan banyak patung di Purwakarta, meski ada penolakan dari sejumlah ormas Islam.

BACA JUGA: PDIP Siap Mengalah ke Golkar demi Pilgub Jabar

“Purwakarta yang dulunya terkenal dengan kota tasbih, semenjak dipimpin Dedi Mulyadi berubah menjadi kota patung,” kata Wakil Ketua Gema Jabar KH Syirodjudin dalam keterangan persnya.

Dia khawatir, jika Dedi Mulyadi terpilih, kebijakan yang ada di Purwakarta nantinya akan diterapkan di Jawa Barat.

BACA JUGA: Golkar: Dedi Mulyadi Bukan Untuk jadi Cawagub

Karena itu, pihaknya akan membujuk DPP Golkar agar tidak mencalonkan Dedi.

“Kami akan berusaha memberikan aspirasi ke DPP Golkar agar ikut menolak Dedi Mulyadi sebagai Cagub Jabar 2018,” ucapnya.

BACA JUGA: Sinyal dari Kang Dedi Mulyadi soal Koalisi Hadapi Pilgub Jabar

“Gerakan kita ini pasti akan dinilai negatif oleh sebagian masyarakat. Tapi ini resiko sebuah perjuangan. Insyaallah mendapatkan ridho dari Allah,” pungkasnya. (bbb)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dedi Berpeluang Menangi Pilgub Jabar Jika Gandeng Tokoh Ini


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler