DPR: Segera Relokasi Lapangan Tembak Perbakin Senayan

Kamis, 18 Oktober 2018 – 02:12 WIB
Kaca terkena peluru. Foto/ilustrasi: YouTube

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Fikri Faqih meminta pihak terkait untuk mempercepat relokasi Lapangan Tembak Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Senayan. Menurut Fikri, wacana relokasi lapangan tembak di Senayan sudah lama bergulir.

“Adanya kejadian peluru nyasar yang beruntun ini membuatnya mendesak untuk segera direlokasi,” ujar Fikri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).

BACA JUGA: Saran Legislator Gerindra soal Cara Ungkap Peluru Nyasar

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan lapangan tembak atau shooting range idealnya berada dalam jarak aman dengan permukiman atau aktivitas publik di sekitarnya.

“Apalagi ini lapangan tembak berskala olympic, karena memang jadi tempat latihan atlet menembak,” katanya.

BACA JUGA: Vivi Sempat Ragukan Ruangan Kerjanya Tertembus Peluru Nyasar

Menurut Fikri, sebaiknya shooting range berada di lokasi steril dari aktivitas publik. Selain itu, kata dia, juga bisa berada di dalam ruangan dengan pengamanan cukup misalnya antipeluru.

Lebih lanjut Fikri menyatakan bukan hanya ada kompleks gedung parlemen di sekitar lokasi lapangan tembak. Namun juga sekolah, Puskesmas, hotel, rumah makan, hingga Stasiun Palmerah dan terminal Bus Transjakarta yang sangat padat di jam sibuk.

BACA JUGA: Polri Sarankan Seluruh Gedung DPR Diperiksa

“Di sebelahnya persis itu juga ada SMA Negeri 24. Kegiatan belajar mengajar siswa bisa terganggu oleh aktivitas menembak,” kata Fikri.

Dia menyatakan akan membawa usulan ini dalam rapat antara Komisi X DPR dengan Kementerian Pemuda dan Olaharag (Kemenpora) agar berkoordinasi dengan Perbakin terkait relokasi lapangan tembak Senayan.

Seperti diketahui, peluru nyasar menembus ruang empat anggota DPR di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Temuan pertama terjadi di ruangan Wenny Warouw di lantai 16, dan anggota Fraksi Partai Golkar Bambang Heri di lantai 13, Senin (15/10).

Kemarin, Rabu (17/10) kembali ditemukan dugaan peluru nyasar di ruang kerja anggota DPR Fraksi Partai Demokrat (FPD) Vivi Jayabaya Sumantri di lantai 10, dan anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto di lantai 20. Untuk temuan pada Senin (15/10), Polri sudah menetapkan I dan R, dua pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai tersangka.

Sedangkan untuk temuan Rabu (17/10), polisi baru menemukan satu proyektil di ruangan Vivi. Sedangkan proyektil di ruangan Totok masih dicari. Polisi masih menyelidiki apakah proyektil di ruangan Vivi, sama dengan yang ditemukan pada Senin (15/10) di ruangan Wenny dan Bambang.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Khatibul Umam Temukan Peluru Nyasar


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler