Dua Karya Anak Bangsa Diluncurkan di Hari Film Nasional

Jumat, 31 Maret 2017 – 04:38 WIB
Risa Sarasvati dengan Prilly Latuconsina sebagai pemain film Danur. Foto: Instagram/danurmovie

jpnn.com - Tanggal 30 Maret setiap tahun diperingati sebagai Hari Film Nasional. Peringatan ini tentu akan terasa hambar tanpa ada peluncuran film lokal.

Untuk tahun ini ada dua film Indonesia yang dirilis bertepatan dengan Hari Film Nasional. Film yang dimaksud yakni Perfect Dream dan Danur.

BACA JUGA: Film Danur Tayang Hari Ini, Prilly: Gue Tantang Loe

Untuk Perfect Dream, film ini berkisah soal kehidupan para sosialita di Surabaya, Jawa Timur. Hestu Saputra duduk di kursi sutradara, sedangkan pemain utama yakni Ferry Salim dan Wulan Guritno.

Sang sutradara menyebut bahwa Perfect Dream akan menggambarkan bagaimana kehidupan para sosialita di Surabaya dari sudut yang positif.

BACA JUGA: Anang Desak Pemerintah Dirikan SMK Perfilman

Wulan Guritno sebagai pemain mengaku tertarik bermain dalam film ini adanya sudut pandang berbeda yang diangkat.

"Artinya banyak sisi yang positif. Tentu sosialita di negara manapun akan sama, tapi ini dikemas berbeda," kata Wulan Guritno saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Ini Cerita Sosialita Surabaya...

Sementara film Danur merupakan hasil kerja sama PIC House dengan MD Pictures. Film ini diadopsi dari novel horor terlaris karya Risa Sarasvati berjudul Gerbang Dialog Danur.

Menariknya, novel itu merupakan kisah nyata dari hidup Risa Sarasvati. Tentu bakal membuat atmosfer mengerikan yang tercipta menjadi semakin nyata.

Aktris muda Prilly Latuconsina didapuk sebagai bintang utama di film garapan sutradara Awi Suryadi tersebut. Selain dia, film ini juga dibintangi oleh Indra Brotolaras dan Shareefa Daanish.

Film Danur menceritakan tentang seorang gadis kesepian dan memiliki kelebihan indigo bernama Risa. Pada saat Risa tengah merayakan ulang tahun ke-8, dia menyebutkan permintaannya untuk memiliki teman bermain. Dari situ dia bertemu dengan teman-teman yang istimewa alias ghaib.

Seiring berjalannya waktu, keluarga Risa mulai merasa khawatir dengan kehadiran teman yang dia miliki. Mereka menyadari bahwa Risa sering bertingkah aneh dan berbicara sendiri, bahkan sampai hampir mencelakakan dirinya. (ded/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wulan Guritno: Saya Dari Kecil Melihat Sendiri


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler