Dubes RI Andri Hadi Dukung Penuh Kegiatan PPI Belgia

Senin, 25 Oktober 2021 – 10:15 WIB
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belgia Adri Hadipada acara “Welcoming Day PPI Belgia” di Aula KBRI Brussels Tervuren, Belgia, Sabtu (23/10/2021). Foto: PPI Belgia

jpnn.com, BRUSSEL - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belgia Adri Hadi menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam diplomasi Indonesia ke seluruh dunia.

Menurut dia, mahasiswa Indonesia yang memiliki kepribadian baik akan memberikan impresi bahwa Indonesia merupakan negara damai dan toleran. Ini bisa sangat efektif untuk diplomasi.

BACA JUGA: Jokowi Terima Surat Kepercayaan Sembilan Duta Besar Negara Sahabat, Nih Datanya

“Saya mengajak mahasiswa Indonesia untuk menjadi “a good Indonesian” yaitu berperilaku baik, sopan santun, dan rajin belajar,” ujar Dubes Andri Hadi ketika memberikan sambutan pada acara “Welcoming Day PPI Belgia” di Aula KBRI Brussels Tervuren, Belgia, Sabtu (23/10/2021).

Acara “Welcoming Day PPI Belgia” ini bertujuan untuk mengenal pengurus dan membangun tali silaturahmi antar mahasiswa/i Indonesia di Belgia.

BACA JUGA: Mengenal Brian Putra Bastara, Pengusaha Muda Terkenal Asal Sumbar

Menurut Andri Hadi, Belgia bukan destinasi yang populer bagi masyarakat Indonesia yang ingin untuk belajar ke luar negeri.

Akan tetapi, kualitas pendidikan di Belgia tidak bisa diragukan lagi. Belgia sangat maju dalam bidang sains dan teknologi dan memiliki banyak sekali peraih nobel.

BACA JUGA: Rosan Jadi Dubes AS, Fadjroel Rachman ke Kazakhstan

Sementara Counsellor Pensosbud, Dara Yusilawati mengatakan KBRI Brussels tidak memiliki atase pendidikan. Oleh karena itu, KBRI selalu bekerja sama dengan PPI Belgia.

“Kita, KBRI bersedia membantu jika mahasiswa Indonesia menghadapi permasalahan di Belgia,” ujar Dara.

Pejabat KBRI lainnya yang ikut memberikan sambutan adalah PF Protkons KBRI Brussels Sasi Hemawardhani yang menjelaskan prosedur lapor diri di KBRI Brussels.

Selain itu, Atase Keuangan/Bea Cukai Mufti Arkan yang menjelaskan mekanisme untuk mengirimkan barang dan penghitungan pajak barang ketika kembali ke Indonesia.

Ketua PPI William Rotty dan Wakil Ketua PPI Belgia Muhammad Daffa Dezar membuka acara Welcoming Day PPI Belgia.

Sebagai pemimpin baru dari PPI Belgia, mereka memaparkan visi misi dan program kerja unggulan mereka.

Obat Kangen

Salah satu mahasiswa Jurusan Bisnis tahun pertama, KU Leuven, Muhammad Rizky mengatakan acara welcoming day ini berlangsung dengan sangat baik dan mampu mengobati rasa kangen akan Indonesia.

“Saya bisa bersilaturahmi dengan teman-teman dan berkesempatan untuk bertemu dengan pegawai KBRI,” ujar Rizky yang dipercaya menjadi salah satu Pengurus PPI bidang Pendidikan dan Penelitian.

Dalam acara yang menarik dan dikemas dengan serius tetapi santai ini dihadiri anggota PPI dan Ketua PPI Regional dari seluruh Belgia pun hadir (PPI Leuven, Brugge, Antwerp, Ghent, dan PPI Leuge).

Turut hadir pula, mahasiswa/mahasiswi Indonesia yang sedang melakukan exchange IISMA di Belgia (Program Menteri Nadiem Makarim)

Dalam kaitan ini, PPI Belgia menyelenggarakan sesi kuis untuk memperkuat tali silaturahmi, diantara yang berhadiah seperti Indomie, kerupuk, dan lain-lain. Acara ini ditutup dengan menonton bersama film “Habibie dan Ainun”.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler