Dugaan Penyebab Kebakaran yang Menghanguskan 146 Kios di Pasar Kambing, Tanah Abang

Rabu, 09 Agustus 2023 – 14:07 WIB
Petugas damkar dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat memadamkan kebakaran di Jalan Sabeni atau dikenal sebagai lokasi Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2023). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Kebakaran menghanguskan 146 kios di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik (korsleting) dari salah satu kios.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Pasar Tanah Abang Hingga Mal Dipadati Pengunjung

Kebakaran yang berlokasi di Jalan Sabeni atau yang dikenal sebagai lokasi Pasar Kambing itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 06.45 WIB.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 18 unit mobil pemadam kebakaran dan 71 personel untuk memadamkan "si jago merah".

BACA JUGA: Pasar Tanah Abang Bangkit Lagi, Jelang Ramadan 2022 Begini Suasanya

Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan informasi awal kebakaran berasal dari petugas keamanan pasar yang melihat kepulan asap di salah satu kios.

"Dengan segera dia bersama rekannya berupaya memadamkan dengan APAR (alat pemadam kebakaran ringan), namun gagal karena api sudah membesar dan menyambar ke kios di sebelahnya," kata Asril.

BACA JUGA: Lagi Jajan Pentol, Ferdy Ramadhan Dikeroyok, Dibunuh Secara Sadis

Kemudian, petugas keamanan pasar langsung menghubungi pos pemadam kebakaran (damkar) terdekat bersama warga untuk melaporkan kebakaran tersebut.

Meski sempat terkendala karena sumber air yang jauh dari lokasi, petugas berhasil memadamkan api di lokasi pada pukul 08.00 WIB.

Menurut Direktur Utama PD Pasar Jaya Agus Himawan, di lokasi kebakaran di Tanah Abang, Jakarta Pusat, arus pendek listrik berasal dari kios penjual ikan.

"Ada 146 kios yang terbakar di Pasar Kambing ini. Total kios yang ada di pasar ini kurang lebih ada 500," katanya.

Akibat terbakar, Agus mengatakan, pasar tersebut akan direvitalisasi.

Revitalisasi terhadap Pasar Kambing ini sudah direncanakan sebelumnya dan menjadi salah satu program prioritas.

Saat direvitalisasi, pedagang akan ditempatkan di lokasi penampungan sementara.

Kebakaran di Pasar Kambing ini sudah pernah terjadi sebelumnya pada April 2021. Saat itu, kebakaran menghanguskan sedikitnya 136 lapak dan 40 kios.

"Kami akan bangun pasar ini dan memang pasar ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan," kata Agus. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Teman Indekos Pembunuh Mahasiswa UI Ungkap Fakta Menggegerkan


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler