jpnn.com - PEKANBARU - Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam sepekan terakhir turut mempengaruhi pemusatan latihan (TC) berjalan yang dilakukan atlet panahan. Pasalnya saat latihan di siang hari kondisinya terlalu panas dan sore hari sering hujan, sehingga proses latihan terpaksa dihentikan.
Hal ini disampaikan salah satu atlet panahan Riau, Dicky Hanafi saat ditemui Riau Pos (Jawa Pos Group), Rabu (6/4) sore. Menurutnya kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan durasi latihan turut berkurang.
BACA JUGA: Ibrahimovic Buang-buang Peluang, PSG Versus City Imbang
Mereka mulai latihan pada pagi, siang dan sore hari dan untuk malam hari fokus latihan fisik. Sayangnya kondisi cuaca mulai tidak menentu karena tengah hari terlalu panas dan sorenya diguyur hujan.
Menurut Dicky, jika seandainya mereka memiliki tenda atau kanopi tentu hal tersebut tidak menjadi halangan saat latihan. Meskipun gerimis, latihan tetap bisa dilanjutkan.
BACA JUGA: Simeone Ungkap Keinginan Kembali ke Inter
''Sedangkan saat ini kami terpaksa menghentikan latihan. Sebab kalau dipaksakan tentu mempengaruhi kesehatan. Sehingga akan berakibat pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016,'' ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Pelatih Panahan Riau, Muslim. Panasnya cuaca di siang haari membuat latihan lebih cepat diakhiri. padahal khusus di hari Minggu, mereka latihan hingga pukul 13.00 WIB.
BACA JUGA: Gelandang Bertenaga Kuda Masuk Radar Inter
''Sedangkan kondisi cuaca pada pukul 11.00 WIB sangat panas. Sehingga mau tidak mau latihan harus diakhiri sebelum pukul 12.00 WIB untuk menjaga kondisi kesehatan atlet,'' jelasnya.(luk/ray/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Inter Ngotot Boyong Pelatih Jempolan Ini
Redaktur : Tim Redaksi