EDAN! Muncikari Ini Ternyata Anak Pejabat Loh

Senin, 16 Mei 2016 – 06:40 WIB
Tampak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menangkap langsung muncikari waria dan dua perempuan di penginapan Losmen Family, Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Tengah, Sabtu (14/5) petang. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com - TERNATE – Prostitusi di Kota Ternate terus menggurita. Ini setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menangkap langsung muncikari waria dan dua perempuan di penginapan Losmen Family, Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Tengah, Sabtu (14/5) petang.

Kedua wanita berinisial YN (26) dan SL (26) bersama muncikarinya bernama Irwan Mahmud alias Kaka (25) tersebut digerebek langsung oleh Kasatpol PP Fandi Mahmud, di kamar nomor 10 dan 11 sekitar pukul 06.00 WIT. Kedua perempuan tersebut dijajani secara online dengan tarif Rp 800 sampai Rp 2,5 juta.

BACA JUGA: Jualan Kebab, Istri Malah Dihajar Suami

Menurut Fandi, penggerebakan tersebut bermula saat dirinya melakukan penyamaran. Awalnya, Irwan menawarkan jasa kedua wanita tersebut via BBM.

Saat itu, Irwan menggunakan nama Ayu. Setelah saling menawarkan, Irwan langsung mengirim foto wanitanya disertai dengan tarif.

BACA JUGA: Waduh, Pengeroyok Polantas di Mampang Prapatan Diduga TNI

Fandi lalu memesan 4 orang sekaligus dengan tarif Rp 800 dan Rp 2,5 juta. Keduanya sepakat bertemu di Losmen Kita.

Hanya saja, saat penangkapan dua perempuan lainnya tidak datang. Menurut informasi, penggrebekan tersebut tercium.

BACA JUGA: Ini Ciri-ciri Penganiaya Polantas di Mampang Prapatan

Sementara YN dan SL sudah berada di kamar masing-masing bersama Irwan. Kasat lalu datang bersama beberapa anggota dan awak media, dan langsung menggrebek ketiganya di dalam kamar.

“Dia (Irwan) tawarkan ke saya dengan tarif itu, saya langsung memastikan dengan melakukan penyamaran,” ujarnya seperti dilansir Malut Post (JPNN Group).

Ketiganya langsung digiring kantor Satpol PP, dan diserahkan ke Polres Ternate.

Pada kesempatan itu, Irwan mengaku jika dirinya merupakan anak Kepala Dinas BKKBD Kabupaten Morotai Ali Mahmud. Dirinya juga mengaku sering kali diajak oleh pejabat di Pemkab Morotai, namun hanya sebatas menemani karaoke.

“Mereka hanya pesan duduk minum saja,” katanya.

Kasus ini telah ditangani Polres Ternate. Kasatpol PP Fandi Mahmud mengatakan, ke depannya pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap maraknya prostitusi di Kota Ternate.(JPG/cr-02/jfr/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... EDAN! Polantas Dikeroyok di Depan Pospol Mampang Prapatan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler