Edufair SMAN 8: Minat Siswa Kuliah di FKG Cukup Tinggi

Senin, 03 Agustus 2020 – 22:50 WIB
Para narasumber dan peserta Edufair SMAN 8 Jakarta Part 2 ketika mengikuti diskusi bertajuk “Alumni Talk Kedokteran” secara daring di sekolah pada Senin (3/8). Foto: Dok. SMAN 8 Jakarta

jpnn.com, JAKARTA - Minat para siswa untuk kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) dan juga Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) masih cukup tinggi. Ini terbukti dari peserta Edufair SMAN 8 Jakarta Part 2  yang mencapai hampir 400 siswa, ketika mengikuti sesi “Alumni Talk Kedokteran” secara daring di sekolah pada Senin (3/8).

Adapun narasumber dari Edufair bertema kedokteran ini adalah para lumni SMAN 8 Jakarta. Yakni DR. dr. Fikri Putranto, alumnus SMAN 8 tahun 1996 yang kini menjadi dokter spesialis THT. Kemudian dr. Afinah Sarah Lidvihurin, alumnus SMAN 8 tahun 2014.

BACA JUGA: Simak! Pesan Menteri Siti Nurbaya pada Siswa SMAN 8 Jakarta

Sedangkan khusus perbincangan mengenai studi dan peluang kedokteran gigi, narasumbernya, drg. Dina Andriani, alumnus SMAN 8 tahun 1996, dan drg. Layli Pinaringaning, alumnus SMAN 8 tahun 2015.

Sepanjang tiga jam lebih, narasumber membahas tema kedokteran umum dan sesi kedokteran gigi. Setiap sesi dipandu dua siswa SMAN 8. Perbincangan menarik membuat sejumlah pertanyaan terus mengalir ke narasumber. 

BACA JUGA: Sah! Mayjen TNI Madsuni Resmi Menjabat Aster Panglima TNI

Untuk Edufair Part 2 ini memang ranahnya OSIS. Artinya, pengurus OSIS yang memilih tema (setelah melakukan survei pada seluruh siswa) diskusi, dan juga narasumbernya. Begitu juga untuk bidang teknik dan humaniora yang akan digelar tiga bagian yakni Rabu (5/8), tanggal 11, dan 13 Aguttus mendatang.

“Kami orang tua hanya memberi arahan saja,” ucap Ketua Panitia Edufair Forkes 2021 (Forum Komunikasi dan Silaturahmi Orang Tua Murid SMAN 8 tahun 2021), Nelly Margaretha.

BACA JUGA: Syarief Hasan Dorong Pemerintah Siap Siaga di Laut Natuna Utara, Ada Apa?

Kepala sekolah  SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti sangat mengapresiasi acara Edufair sejak Part 1 pekan lalu yang menampilkan peluang beasiswa di luar negeri, lalu tema kedokteran dan kedokteran gigi sebagai awal Part 2.

“Pada prinsipnya sekolah mengapresiasi kolaborasi antara Pengurus OSIS, orang tua dan dukungan sekolah sehingga acara kali pertama Edufair8 daring dengan pengurus OSIS sebagai host-nya bisa berlangsung apik dari sisi konten maupun teknis tayangan,” ujar Rita Hastuti.

Lebih lanjut, Rita Hastuti mengatakan kemampuan pengurus OSIS menfasilitasi kawan-kawannya agar memiliki wawasan dan pengetahuan tentang jurusan dan profesi di masa yang akan datang sungguh luar biasa.  

“Saya acungi jempol atas kerja dan semangat pengurus OSIS mulai dari persiapan, membangun komunikasi ke para alumni sampai dengan tayangan sesi ke-1 pada Part 2  ini, mereka sinergis sekali, menunjukkan profesional dalam menyelenggarakan sebuah event,” papar Rita Hastuti.

Manfaatkan Kesempatan

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Smandel-sebutan lain untuk SMAN 8, Sigit Winarto dalam sambutan pada sesi ini mengatakan, para siswa dan orang tua  jangan khawatir, jangan pernah ragu, yakinlah dengan kemampuan anak SMA8.

“Sebuah persepsi dari alumni sekolah terbaik di negeri ini. Galiilah sebanyak banyaknya pengalaman, pengetahuan, dan wawasan dari kakak kakakmu alumni ini,” katanya.

Sigit memaparkan, dari berbagai jurusan, prodi, dan profesi pekerjaan. Dalam edufair bagian 1, sudah dikupas tuntas mengenai sesi luar negeri. Pada bagian 3 akan hadir narasumber dari perguruan tinggi dalam negeri terkenal.

“Indonesia masih menjadi negara berkembang, masih membangun di segala aspek,” tambah Sigit.

Menurut Sigit, sangat terbuka kesempatan bagi para siswa yang tengah menimba ilmu di skeolah saat ini untuk menjadi putra-putri terbaik bangsa yang menjadi generasi yang memajukan negara di tahun 2045.

“Terakhir ajakan kakak sangat ingin kalian menjadi sukses. Mampu berprestasi di profesi kalian masing masing nantinya, mengikuti teladan 3 menteri alumni kita yang sedang bekerja dalam kabinet pemerintahan saat ini. Kalian adalah generasi rajawali emas yang berwatak tangguh, memiliki watak dan kepribadian yang baik, berpikir positif, kreatif, inovatif,” ujar Sigit yang juga salah satu pimpinan di BUMN ini.

Sedangkan Ketua Panitia Edufair Forkes 2021, Nelly Margaretha mengatakan tujuan Edufair part 2 untuk memberikan wawasan yang lebih luas lagi bagi  anak anak kelas 12  untuk menjadi apapun yang mereka inginkan, untuk kemudian 5 sampai 10 tahun mendatang menjadi manusia dengan kemampuan SDM unggul yang tidak kalah bersaing dalam kancah dunia internasional.

“Melalui Edufair ini para siswa, terutama Kelas 12, kami beri kesempatan lura untuk mengetahui, menggali, dan kemudian memilih bidang studi, fakultas, dan universitas, baik di dalam maupun di luar negeri,” papar Nelly Margaretha yang juga alumni SMAN 8 tahun 1990.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler