Enrique Hengkang, Montella Berpeluang

Sabtu, 12 Mei 2012 – 23:19 WIB

ROMA - Proyek sepak bola indah yang diterapkan Luis Enrique di AS Roma tidak membuahkan hasil maksimal.  Alih-alih gelar juara, ketika pentas Serie A musim ini hanya menyisakan satu pertandingan, Roma bahkan sudah dipastikan gagal menembus zona Eropa.
   
Nah, sebagai bentuk pertanggung jawaban, Enrique memutuskan untuk mengundurkan diri. Pelatih asal Spanyol itu juga sudah berpamitan dengan para pemain pada sesi latihan Kamis (10/5).
   
Ini artinya, pertandingan melawan Cesena di Dino Manuzzi sekaligus menjadi laga perpisahan dengan pemain dan tifosi Roma. "Kami sudah mengetahuinya beberapa waktu lalu bahwa dia akan pergi. Luis Enrique ingin supaya para pemain diberi tahu terlebih dahulu," kata Franco Baldini, direktur umum Roma, kepada Sky Sport.
   
Keinginan Enrique untuk meninggalkan Olimpico (markas AS Roma), sudah diutarakan sejak pertandingan melawan Fiorentina pada 25 April lalu. "Ketika itu dia sudah menyatakan keinginan untuk pergi," ujar mantan asisten Fabio Capello di timnas Inggris itu.
   
Lalu, bagaimana dengan kelanjutan proyek sepak bola indah yang telah dirintis Enroqie ?   "Proyek itu tidak gagal. Hasil memang tidak memadai, tetapi gaya sepak bola yang kami inginkan sudah terlihat sejak awal," lanjut Baldini.
   
Musim ini performa Roma memang labil. Daya serang mereka lumayan, tetapi pertahanan mereka sangat rapuh. Faktanya mereka kebobolan 52 gol dari 37 pertandingan alias rata-rata kebobolan 1,4 gol setiap pertandingan di Serie A.
   
Soal pengganti Enrique, Baldini belum memberi kepastian nama.  Namun, beberapa media di Italia mengklaim kalauVincenzo Montella yang sempat berstatus karteker pada musim lalu akan dibawa pulang dari Catania. Musim ini kinerjanya cukup memukau di Catania.
   
"Sejak Enrique memutuskan tidak akan bertahan, sudah menjadi tugas kami mencari alternatifnya. Kami mempertimbangkan beberapa nama, tetapi belum ada yang kami hubungi karena waktunya kurang tepat," kata Baldini.
   
Ketika ditanyakan peluang Josep Guardiola, Baldini meragukannya. "Guardiola? Dia layaknya sebuah impian, tetapi untuk melihatnya melatih Roma hanyalah cerita fiksi," ujarnya. (ham/bas)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Trofi, Dua Selebrasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler