Erdogan Ngebet Jadi Presiden 3 Periode, Begini Janji-Janji Manisnya

Senin, 08 Mei 2023 – 22:28 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkampanye di hadapan 1,7 juta pendukungnya di Istanbul, Minggu (7/5). Pemimpin yang sudah berkuasa 21 tahun itu berjuang untuk ambisinya jadi presiden tiga periode. Foto: Adem ALTAN / AFP

jpnn.com, ISTANBUL - Recep Tayyip Erdogan yang berambisi jadi presiden Turki tiga periode mengadakan kampanye massal di Istanbul, Minggu (7/5).

Setidaknya 1,7 juta orang hadir untuk mendengarkan janji-janji manis politikus yang sudah berkuasa selama 21 tahun itu.

BACA JUGA: Erdogan Beri Isyarat Finlandia Segera Jadi Anggota NATO, Bagaimana dengan Swedia?

Pemimpin 69 tahun tersebut mengatakan pemerintahannya telah sukses melipatgandakan pendapatan nasional.

"Selama 21 tahun, kami telah menyediakan pekerjaan dan makanan pada 21 juta orang tambahan ke populasi kami. Kami membangun 10,5 juta rumah baru dalam 21 tahun dan menyediakan rumah-rumah untuk keluarga."

BACA JUGA: Telepon Presiden Israel, Erdogan Tegaskan Komitmen Turki Memperkuat Hubungan

Erdogan mengkritik kelompok oposisi Turki atas retorika permusuhan mereka pada pesawat nirawak (drone) dan drone tempur buatan dalam negeri.

Bos Partai AK itu pun berjanji untuk lebih meningkatkan industri pertahanan negara.

BACA JUGA: Erdogan: Pemimpin ISIS Sudah Dimusnahkan

Mengenai energi, Erdogan mengingatkan kembali mengenai cadangan gas dan minyak bernilai miliaran dolar yang ditemukan di Laut Hitam dan di selatan wilayah Gabar, Turki, yang telah digunakan untuk kepentingan bangsa Turki.

Erdogan juga mengatakan pemerintahannya sedang melaksanakan "Proyek Terowongan Great Istanbul," yang dia sebut "akan menjadi terowongan ketiga yang melewati bawah Laut Marmara."

"Kita sedang mempersiapkan Istanbul untuk Abad Turki, dan Istanbul akan menjadi lokomotif untuk kebangkitan Abad Turki," tambahnya.

Pemilihan umum di Turki akan dilaksanakan pada 14 Mei. Pada surat suara untuk pemilihan presiden, para pemilih akan memilih antara Presiden Recep Tayyip Erdogan, atau kandidat oposisi terkemuka Kemal Kilicdaroglu, Muharrem Ince, dan Sinan Ogan.

Sementara itu, sebanyak 24 partai politik dan 151 calon independen bersaing memperebutkan kursi di parlemen Turki yang beranggotakan 600 orang.

Untuk diketahui, Erdogan menjabat sebagai perdana menteri Turki dari 2003 sampai 2014. Dia kemudian memenangkan pemilu presiden 2014 dan 2018.

Konstitusi Turki awalnya membatasi masa jabatan presiden hingga dua periode saja. Namun, amendemen yang dimotori kroni-kroni Erdogan pada 2017 membuka celah untuk menabrak ketentuan itu. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler