Esemka Hadir di IIMS 2023, Pakar: Harus Sajikan Mobil Merakyat

Rabu, 08 Februari 2023 – 17:13 WIB
Pakar otomotif Yannes Martinus Pasaribu merespons kehadiran PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) atau Esemka yang ikut serta meramaikan IIMS 2023. Foto: Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu merespons kehadiran PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) atau Esemka yang ikut serta meramaikan ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2023.

Dia mengatakan produsen mobil asal Boyolali, Jawa Tengah itu harus mampu menghadirkan kendaraan yang memiliki harga dan konsep merakyat.

BACA JUGA: IIMS 2023: Indomobil Siap Pamer Motor Listrik Terlaris di Dunia

Hal itu lantaran sesuai degan visi dan misi yang dilakukan Esemka.

"Karena Esemka pada awalnya berkonsep memproduksi mobil kerakyatan yang berharga terjangkau," kata Yannes melalui pesan singkatnya, Rabu (8/2).

BACA JUGA: Mobil Baru Wuling hingga ESEMKA Siap Ramaikan IIMS 2023, Cek Harga Tiketnya

Dia juga mengomentari kendaraan berteknologi baterai atau listrik yang akan di bawa oleh Esemka pada pamera tersebut.

Sebelumnya, Esemka akan memamerkan kendaraan listrik di pameran selama 10 hari itu kepada pengunjung IIMS 2023.

BACA JUGA: IIMS 2023 Segera Digelar, Dyandra Promosindo Targetkan Tranksaksi Rp 3,8 Triliun

"Apakah mobil listriknya nanti benar-benar akan berharga kerakyatan? apakah kualitasnya tetap dapat comply dengan standar safety internasional? itu hal yang sangat dinantikan," tuturnya.

Menurut dia, kehadiran Esemka harus sesuai dengan kaedah awal yang memberdayakan kualitas pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), UMK, hingga BUMDes untuk ikut serta dalam pembangunan kendaraan di pasar Indonesia.

"Pertanyaannya apakah Esemka masih setia dengan visi awalnya dulu? salah satunya adalah memberdayakan para siswa SMK?" ucap dia.

Jika benar akan berkomitmen mendukung industri otomotif di Indonesia, Esemka harus memenuhi berbagai persyaratan umum yang memang biasa dilakukan oleh para produsen otomotif.

Salah satunya harus memiliki modal yang cukup besar. Sebab, industri perakitan otomotif membutuhkan biaya produksi yang tinggi, lalu tenaga kerja yang kompeten dan terlatih, baik dalam hal teknik maupun manajemen.

Esemka juga diharapkan memiliki sertifikasi dan standar kualitas yang memenuhi persyaratan pemerintah dan industri.

Selain itu, Yannes juga mengimbau Esemka harus memiliki alat dan mesin produksi yang berkualitas dan memenuhi standar teknologi terkini.

"Sistem manajemen yang efektif dan terintegrasi dengan pemasok, konsumen, dan regulator, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memenuhi permintaan konsumen dan juga dukungan pemerintah dan pihak terkait dalam hal peraturan, regulasi, dan fasilitas," kata dia.

Dengan memiliki karakter dan juga modal yang kuat untuk bisa bersaing di industri otomotif, Esemka diyakini tidak akan mengalami permasalahan ke depannya dan tidak hanya sekadar menjadi importir biasa lagi. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wow, Esemka Bakal Ramaikan Pameran IIMS 2023


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler