Exco PSSI Bilang, Pemboikot Kongres Tahunan Bakal Rugi Sendiri

Kamis, 19 Mei 2016 – 08:22 WIB
PSSI. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA –  Rencana PSSI menggelar Kongres Tahunan di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 1 Juni mendatang terancam tidak berjalan mulus. Pasalnya, sudah muncul ancaman boikot oleh mayoritas pemegang hak suara (voters) PSSI. 

Ya, para voters yang tergabung dalam Kelompok 85 mendesak PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mencari Ketua Umum PSSI yang baru. 

BACA JUGA: Tim Uber Indonesia Jumpa Korea di 8 Besar

Salah satu anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Tony Apriliani mengatakan bahwa, rencana para voters untuk memboikot Kongres Tahunan itu adalah langkah yang keliru. Sebab, kongres tahunan nanti adalah momentum yang tepat bagi para voters untuk menyampaikan keinginan mereka untuk menggelar KLB itu.

Karena, lanjut Tony, saat kongres tahunan nanti, juga akan hadir wakil dari FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) dan AFC (Asian Football Confederation). 

BACA JUGA: Drawing 8 Besar Piala Thomas Munculkan Dua Laga Panas

“Jadi, para voters sebenarnya bisa memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan aspirasi mereka di depan FIFA dan AFC langsung. Tapi, kalau mereka memilih boikot, ya mereka rugi sendiri dong,” lanjutnya.

Nah, terkait kongres tahunan yang terancam tidak memenuhi kuorum bila diboikot oleh para voters, Tony mengatakan bahwa itu bukan masalah yang serius. 

BACA JUGA: Persipura Masih Butuh Playmaker

Pria asal Bandung itu bahkan mengatakan bahwa agenda kongres tahunan tidak bisa lagi dibendung. ”Kami tetap jalan walau tanpa voters,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, peserta kongres tahunan adalah total 108 voters PSSI. Namun, yang menjadi masalah adalah, sudah 91 voters yang memutuskan untuk tidak menghadiri kongres tahunan tersebut. 

Di antaranya adalah 15 peserta klub eks Indonesia Super League (ISL), serta perwakilan dari Divisi Utama dan Asosiasi Porvinsi PSSI. (ben)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 6 Menit Yang Dramatis, Sevilla Juara, Liverpool Menangis


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler