F1 Bakal Libatkan Driver Esports untuk Rancang Regulasi Baru

Senin, 13 Januari 2020 – 03:30 WIB
Sesi balapan F1 GP Azerbaijan 2018 di sirkuit jalan raya Baku. (Foto: Mercedes/Steve Etherington/jpnn)

jpnn.com - Formula 1 akan bekerja sama dengan driver Esports ternama untuk mensimulasikan perubahan aturan yang diusulkan untuk balapan Formula 1.

Seri Esports F1 sudah diluncurkan pada 2017, dan ini telah berjalan selama tiga musim, menunjukkan perkembangan yang signifikan.

BACA JUGA: Dokumen Calon Penerus Pocophone F1 Bocor

Oleh karena itu, pihak penyelenggara F1 menilai dengan melibatkan Esport akan cukup efektif dalam mencari regulasi baru.

Kepala teknis F1 Pat Symonds, mengungkapkan bahwa untuk memperkenalkan elemen manusia ke uji coba, itu akan bekerja dengan melibatkan beberapa jagoan Esports pada masa depan.

BACA JUGA: Resmi, Verstappen Tetap di Red Bull hingga Akhir Musim F1 2023

“Yang sulit adalah bagian manusia. Salah satu model yang kami jalankan adalah kami telah melihat apakah formasi grid yang kami miliki saat ini, yang merupakan grid delapan meter yang rapat, apakah itu cara yang tepat untuk melakukannya," jelas Symonds.

Jika ingin menyelidiki apa efeknya, lanjut Symonds, hukum fisika akan memberi jawaban kalau semua mobil akan memulai awal yang sama, mereka semua akan tiba di tikungan pertama dalam urutan yang sama.

BACA JUGA: Piala Presiden Esport 2020 Diklaim Dikemas Berbeda dari Sebelumnya, Diikuti 6 Negara

"Tapi bukan itu yang sebenarnya. Kita perlu memahami, apakah kita benar-benar mendapatkan putaran pertama yang lebih menarik, atau malah kita mendapatkan banyak kecelakaan? Kami jelas tidak ingin menghapus setengah bidang di lap pertama."

"Apa yang saya harapkan pada akhir tahun ini adalah bahwa kita akan menggunakan beberapa pembalap game elit dari seri Esports untuk benar-benar menguji beberapa ide kita untuk perubahan regulasi olahraga F1," tandasnya. (mg8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler